LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK Minta Pelaku Usaha Waspadai Dampak Kenaikan Inflasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para pelaku ekonomi untuk tetap mewaspadai dampak ekonomi imbas kondisi geopolitik Rusia-Ukraina. Konflik kedua negara ini berdampak pada minimnya rantai pasok dan mendorong kenaikan harga komoditas.

2022-06-02 17:21:04
Inflasi
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para pelaku ekonomi untuk tetap mewaspadai dampak ekonomi imbas kondisi geopolitik Rusia-Ukraina. Konflik kedua negara ini berdampak pada minimnya rantai pasok dan mendorong kenaikan harga komoditas.

"Sehingga memicu terjadinya inflasi global," kata Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute dan Keuangan Digital, Imansyah, di Jakarta, Kamis (2/6).

Harga komoditas pangan maupun energi di tingkat internasional sempat mengalami peningkatan signifikan pada Maret 2022. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) tercatat naik dari USD95,72 per barel pada Februari 2022 menjadi USD113,50 per barel atau naik 18,58 persen. Secara tahunan (yoy), harga ICP meningkat 78,74 persen.

Advertisement

Sementara itu, komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah batu bara, nikel, minyak kelapa sawit (CPO), alumunium, emas, dan tembaga. Kenaikan tertinggi terjadi untuk batu bara USD294,4 per ton, nikel USD33.92 per ton serta CPO USD1.777 per ton.

Selain tren kenaikan harga komoditas tingkat global, Imansyah melihat masih ada sejumlah kondisi menjadi perhatian bagi para pelaku ekonomi. Salah satunya adanya perubahan perilaku di kalangan masyarakat serta dunia usaha yang mengakselerasi ekonomi hijau dan ekonomi digital.

"Sejumlah kondisi tersebut memancing solusi yang inovatif dan efektif dari para pemain ekonomi, termasuk dunia usaha, agar dapat mempertahankan serta mendorong perekonomian dalam negeri," paparnya.

Advertisement

Baca juga:
BPS: Inflasi Mei 2022 Capai 0,4 Persen
Indonesia Sempat Larang CPO, Malaysia Setop Ekspor Ayam Demi Turunkan Harga
Menteri Sri Mulyani: Inflasi RI Lebih Rendah Dibanding Negara Dunia
Menteri Sri Mulyani Ungkap ini Risiko Baru Ekonomi Dunia Wajib Diwaspadai
Bank Indonesia Perkirakan Inflasi Mei 0,35 Persen, Didorong Harga Bawang Merah
Jokowi: Inflasi Terkendali Karena Pemerintah Tahan Harga BBM dan Listrik

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.