Ojek online LadyJEK hadir tonjolkan pemberian kenyamanan kaum hawa
LadyJEK juga mempersenjatai layanannya dengan perlindungan asuransi.
Mengusung konsep kenyamanan bagi kaum perempuan, LadyJEK hadir di tengah sesaknya bisnis ojek berbasis online. Berslogan 'Ojek Wanita Untuk Wanita', LadyJEK juga mempersenjatai layanannya dengan perlindungan asuransi.
CEO LadyJEK Brian Mulyadi mengungkapkan, sesuai dengan namanya, LadyJEK memiliki sopir wanita dan penumpangnya pun dikhususkan juga untuk wanita. Tujuannya agar memberi rasa aman dan nyaman bagi penumpang.
"Kami sangat antusias untuk memperkenalkan moda transportasi roda dua bernama LadyJEK ini kepada masyarakat. Kami yakin layanan inilah yang selama ini dinantikan oleh para wanita" ujarnya di Jakarta, Kamis (8/10).
Pria yang baru saja menamatkan kuliahnya di Amerika ini membuat 3 konsep perlindungan bagi sopir maupun penumpang. Pertama yaitu panic alarm. Alat yang digantungkan di kunci motor ini akan mengeluarkan suara bising untuk menarik perhatian masyarakat bila sopir mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.
Perlindungan kedua yaitu dispatch team. Layanan ini memungkinkan sopir mendapat pertolongan dari tim LadyJEK terdekat dari posisinya berada. Perlindungan ketiga adalah asuransi. LadyJEK bekerja sama dengan AXA Mandiri sebagai partner asuransi guna melindungi sopir dan penumpang.
Rincian klaim asuransi yang didapat oleh sopir yakni Rp 4 juta untuk rawat inap, Rp 5 juta hingga Rp 6 juta jika cacat permanen, dan sebesar Rp 10 juta jika meninggal.
Baca juga:
Setelah Go-Box, Nadiem Makarim segera luncurkan Go-Life
Temui Nadiem Makarim, Google bikin dokumenter soal kesuksesan GO-JEK
Ahok tak khawatir layanan antar jemput online bikin macet Jakarta
Setelah Go-Jek dan Blu-Jek, lahirlah TopJek
Ulah nakal driver GO-JEK bikin geleng-geleng