November 2021, BI Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5 Persen
Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRRR di level 3,50 persen pada November 2021. Keputusan itu diambil setelah bank sentral menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu hingga Kamis, 17-18 November 2021.
Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRRR di level 3,50 persen pada November 2021. Keputusan itu diambil setelah bank sentral menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Rabu hingga Kamis, 17-18 November 2021.
"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17 dan 18 November 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,50 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video konferensi Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI - November 2021, Kamis (18/11).
Selain suku bunga acuan, lanjut Perry, bank sentral pun kembali menahan suku bunga deposite facility tetap sebesar 2,75 persen. Begitu juga suku bunga lending facility tetap di level 4,25 persen.
Perry menyebut, keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan, di tengah prakiraan inflasi yang rendah dan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"ke depan, Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung upaya perbaikan ekonomi lebih lanjut," tutupnya.
Baca juga:
Fitur Anyar KPR Murah Jadi solusi Milenial Miliki Rumah, Suku Bunga 4,75 Persen
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 3,50 Persen
Ada Tapering Off, Pemerintah Diminta Tak Buru-Buru Naikkan Suku Bunga
Tapering The Fed akan Berdampak Signifikan ke 3 Sektor Ini
LPS Tetapkan Suku Bunga Simpanan Rupiah 2,7 Persen
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5 Persen