LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.378 per USD

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Kemarin, berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ada tambahan 17.895 kasus baru.

2022-02-03 15:30:00
Kurs Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah ditutup melemah di level Rp14.378 per USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp14.356 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.360 per USD hingga Rp14.400 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Kemarin, berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ada tambahan 17.895 kasus baru.

"Tambahan kasus per kemarin, Rabu (2/2) jauh lebih tinggi dibandingkan pada Selasa (1/2) yang tercatat 16.021. Dengan demikian, total kasus konfirmasi mencapai 4.387.286," ujar Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Kamis (3/2).

Advertisement

Eskalasi peningkatan kasus tak lepas dari sebaran varian Omicron yang kian meluas. Sejak varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu ditemukan dan menyebar ke sejumlah negara, terjadi peningkatan kasus secara masif.

DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang memiliki jumlah kasus Omicron tertinggi dibandingkan wilayah lain. Data Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat, ada 3.027 orang di Jakarta yang terjangkit Omicron.

Merinci lebih jauh, pasien terinfeksi Omicron memang masih didominasi para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Namun, kasus transmisi lokal terus merangkak naik. Sebanyak 1.696 orang yang terjangkit Omicron adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Advertisement

"Sementara itu, sebanyak 1.331 lainnya adalah kasus transmisi lokal yang tersebar di seluruh kawasan Ibu Kota," kata Ibrahim.

Kasus Mingguan

Dalam minggu ini kasus mengalami lonjakan menjadi 56.000 kasus dalam satu minggu. Jumlah ini meningkat 40 kali lipat dibanding dengan awal Januari. Bahkan jika dilihat dari kasus positif harian maka per tanggal 1 Februari kemarin, kasus harian telah mencapai 16.000 lebih tinggi dari pada penambahan harian pada gelombang pertama di bulan Desember 2020.

Secara total, positivity rate harian dari pemeriksaan antigen dan PCR telah mencapai 6 persen atau telah berada di atas standar WHO, yaitu 5 persen. Sebelumnya, positivity rate sempat konsisten di angka 0 persen sampai dengan 2 persen.

"Tentunya kenaikan kasus positif ini sudah seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua untuk kembali merefleksikan kedisiplinan kita terhadap protokol kesehatan. Sedangkan penambahan kasus harian Covid-19 turut berdampak kepada peningkatan Bed Occupancy Ratio (BOR)," tandas Ibrahim.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.