LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Nilai perusahaan menciut, biliuner wanita ini disebut bangkrut

Tahun lalu didapuk menjadi pemuncak daftar wanita terkaya di Paman Sam dengan nilai aset sekitar USD 4,5 miliar.

2016-06-03 08:00:00
Orang terkaya
Advertisement

Elizabeth Holmes, biliuner wanita Amerika Serikat, disebut mengalami kebangkrutan. Padahal, tahun lalu, pendiri Theranos tersebut didapuk menjadi pemuncak daftar wanita terkaya di Paman Sam dengan nilai aset sekitar USD 4,5 miliar.

Forbes, kemarin, melaporkan bahwa seluruh kekayaan Holmes berasal dari 50 persen saham yang dimilikinya di Theranos. Nah, saham perusahaan teknologi kesehatan yang didirikan pada 2003 tersebut tak diperdagangkan di pasar modal manapun.

Pada 2014, investor privat membeli saham Theranos. Harga pembelian tak disebutkan namun tersirat dari valuasi perusahaan yang mencapai USD 9 miliar.

Advertisement

Sejak itulah, Theranos dituding membuat alat tes darah tak akurat dan tengah diinvestigasi oleh sejumlah pihak berwenang di Amerika Serikat.

Di sisi lain, ada informasi mengindikasikan pendapatan tahunan perusahaan berbasis di Palo Alto tersebut kurang dari USD 100 juta. Banyak pakar skeptis dengan wacana Theranos bisa menyamai Laboratory Corp. of America yang memiliki kapitalisasi pasar USD 13 miliar dan Quest Diagnostif USD 11 miliar

Sejumlah hal tersebut menjadi dasar Forbes menghitung ulang kekayaan wanita cantik yang drop-out dari Universitas Stanford tersebut.

Advertisement

Berdasarkan keterangan sejumlah analis dan pakar industri, disimpulkan bahwa nilai realistis Theranos adalah USD 800 juta, bukan USD 9 miliar. Dengan nilai perusahaan serendah itu, bisa dibilang saham yang dimiliki Holmes tak bernilai.

Ini lantaran holmes adalah pemegang saham biasa (common stock). Dia harus mengalah terhadap investor yang merupakan pemegang saham preferen (preferred stock).

Pada praktiknya, pemegang saham biasa adalah pihak yang ketiban apes ketika perusahaan berkinerja buruk. Dia bisa kehilangan sebagian atau seluruh investasinya sebab harus mendahulukan pembayaran seluruh kewajiban ketimbang mendapatkan deviden.

Sejauh ini, Forbes belum mendapatkan respon dari Theranos.

Baca juga:
5 Perusahaan yang berawal dari garasi mobil
Dua dekade terakhir, populasi wanita superkaya naik 560 persen
6 Wanita seksi dan 'nakal' ini sukses jadi bos perusahaan ternama
5 Bos wanita dengan gaji tertinggi di dunia pada 2015
Deretan negara jadi tempat tinggal wanita super kaya dunia

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.