LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Neraca perdagangan membaik, Sri Mulyani optimistis target pertumbuhan 2018 tercapai

Neraca perdagangan membaik, Sri Mulyani optimistis target pertumbuhan 2018 tercapai. Dia menambahkan, reformasi sektor energi telah mampu mengurangi tekanan perdagangan Indonesia. Mengingat, neraca perdagangan Juli 2017 mengalami defisit sebesar USD 270 juta yang dipicu oleh defisit sektor migas sebesar USD 600 juta.

2017-09-06 13:16:22
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis target pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 sebesar 5,4 persen bisa tercapai. Hal ini dikarenakan mulai menguatnya kinerja perdagangan dalam negeri akibat adanya peningkatan ekspor.

"Kinerja perdagangan Indonesia menguat meski trade global tidak menguat. Tapi kita sudah menikmati perbaikan dari ekspor," kata Menteri Sri Mulyani di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (6/9).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif pada periode Januari-Juli 2017 neraca perdagangan mengantongi surplus sebesar USD 7,39 miliar. Ekspor tercatat sebanyak USD 93,59 miliar dan impor USD 86,20 miliar.

Menurutnya, angka tersebut masih positif. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016, neraca perdagangan tercatat mengalami kenaikan di mana saat itu surplus sebesar USD 4,76 miliar.

"Neraca perdagangan kita masih positif. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan dari ekspor walaupun impor juga sama-sama meningkat karena kebutuhan dari barang baku dan barang modal berasal dari impor," imbuhnya.

Dia menambahkan, reformasi sektor energi telah mampu mengurangi tekanan perdagangan Indonesia. Mengingat, neraca perdagangan Juli 2017 mengalami defisit sebesar USD 270 juta yang dipicu oleh defisit sektor migas sebesar USD 600 juta.

"Reformasi sektor energi telah mampu mengurangi tekanan yang bersumber dari defisit neraca migas dan surplus perdagangan mencapai positif sejak kita menghadapi situasi di 2015. Kami optimis bahwa 2017 akan lebih besar surplus perdagangannya dari 2016," pungkasnya.

Baca juga:
Menkeu: Tahun depan pertumbuhan lebih baik, namun tidak kuat
Sri Mulyani: Target pertumbuhan ekonomi 2018 optimis namun realistis
BI: Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tembus 6 persen di 2019
Bos BI sebut ekonomi RI tetap membaik di tengah perlambatan global
Bos BI optimis ekonomi global terus membaik
Sri Mulyani sebut utang dibutuhkan demi jaga pertumbuhan ekonomi
Bos BI prediksi ekonomi RI sedikit melambat tahun ini

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.