LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Nasib Koprol.com ditutup atau tidak, belum jelas

Apakah akan dipertahankan atau ditutup, belum ada penjelasan dari Yahoo! Internasional.

2012-04-09 15:40:03
Yahoo
Advertisement

Setelah pemecatan 29 karyawan Yahoo! Indonesia yang sebagian besar adalah pengembang Koprol, saat ini nasib situs jejaring sosial itu belum jelas. Apakah akan dipertahankan atau ditutup, belum ada penjelasan dari Yahoo! Internasional.

"Kami berharap direksi pusat Yahoo! akan memberikan penjelasan terhadap nasib versi kedua Koprol," kata Satya Witoelar, pendiri Koprol.com pada merdeka.com, Senin (9/4). "Sekarang kami belum bisa bicara kelanjutan program Koprol," tambahnya. Tunggu tiga bulan ke depan.

Dijelaskan, meski sudah dipecat sejak pekan ini, tetapi Yahoo! masih memberikan kesempatan mereka selama 3 bulan ke depan untuk bekerja. "Saya sendiri masih bekerja sampai tiga bulan mendatang," kata Satya. Apakah dia ingin dihidupkan atau dikembangkan, Satya tidak tahu karena itu sudah di tangan Yahoo internasional keputusannya.

Sejujurnya dia sendiri ingin karyanya masih bisa hidup dan dinikmati masyarakat. Dia sedikit menyesal karena tim pengembang Koprol sebetulnya baru saja menyelesaikan versi anyar yang menawarkan konsep baru. Karena konsep anyar yang baik itulah, sehingga dia merasa sayang bila Koprol dimatikan.

Kabar pemecatan karyawan Yahoo! Indonesia yang sebagian dari Koprol, menyulut para tweeps di Twitter. Hingga berita ini dilansir pengguna Twitter masih menyerukan dukungan agar Yahoo! mempertahankan aplikasi Koprol. Salah satu akun bernama @feryardiant menulis "please #yahoo don't close our @koprol" dengan mengimbuhi tagar #saveKoprol.

Dukungan terhadap Koprol pertama kali muncul tiga hari lalu ketika kabar pemecatan tim Yahoo! Indonesia mulai beredar di media massa. Pelbagai pihak segera bertanya-tanya terkait nasib jejaring sosial berbasis lokasi Koprol yang asli bikinan Indonesia itu. Mengenai banyaknya dukungan ini, Satya memberikan apresiasi. Hal itu wajar, karena Koprol, baginya sudah menjadi milik masyarakat.(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.