LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Naikkan suku bunga acuan, BI yakin mampu hentikan pelemahan Rupiah

Rapat Gubernur Bank Indonesia (BI) pun telah memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Kenaikan tersebut diharapkan mampu menghentikan laju pelemahan Rupiah. Ke depan, Bank Indonesia terus mewaspadai risiko ketidakpastian pasar keuangan global.

2018-06-29 16:27:47
BI 7-Days Repo Rate
Advertisement

Kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika nampaknya belum beranjak dari Rp 14.000 per USD. Pergerakan kurs tercatat sempat menyentuh Rp 14.400 per USD hari ini, Jumat (29/6). Nilai tukar ini melemah 3,44 persen (ptp) dibandingkan dengan level akhir pada Mei 2018.

Sementara dibandingkan dengan akhir Desember 2017, Rupiah melemah sebesar 5,72 persen (ytd), lebih rendah dibandingkan dengan pelemahan mata uang negara berkembang lainnya seperti Filipina, India, Afrika Selatan, Brazil, dan Turki.

Rapat Gubernur Bank Indonesia (BI) pun telah memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Kenaikan tersebut diharapkan mampu menghentikan laju pelemahan Rupiah.

Advertisement

"Bank Indonesia meyakini sejumlah kebijakan yang ditempuh tersebut dapat memperkuat stabilitas ekonomi khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah," ujar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/6).

Keputusan kenaikan suku bunga tersebut juga merupakan langkah lanjutan Bank Indonesia untuk secara pre-emptive, front-loading, dan ahead of the curve menjaga daya saing pasar keuangan domestik terhadap perubahan kebijakan moneter sejumlah negara dan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

"Kebijakan tersebut tetap ditopang dengan kebijakan intervensi ganda di pasar valas dan di pasar Surat Berharga Negara serta strategi operasi moneter untuk menjaga kecukupan likuiditas khususnya di pasar uang Rupiah dan pasar swap antarbank," jelas Perry.

Advertisement

Ke depan, Bank Indonesia terus mewaspadai risiko ketidakpastian pasar keuangan global dengan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya, serta menjaga bekerjanya mekanisme pasar dan didukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.

Baca juga:
Rupiah melemah, bos OJK pastikan hanya sementara
Nilai tukar Rupiah makin terpuruk hingga Rp 14.476 per USD
Analisa INDEF soal penyebab Rupiah kembali tersungkur hingga Rp 14.310 per USD
Rupiah bergerak melemah di level Rp 14.140 per USD
Ini penyebab Rupiah masih betah di level Rp 14.000 per USD
Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14.095 per USD
Libur panjang dinilai bikin Rupiah kembali ke level Rp 14.000 per USD

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.