Naik LRT Jabodebek, Jarak Tempuh Cibubur-Dukuh Atas Cuma 30 Menit
Dengan headway 3 hingga 6 menit, waktu tempuh dari Cibubur sampai ke Dukuh Atas dengan jalur sepanjang 26 km dapat ditempuh selama 39 menit dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan tinjauan untuk mengecek sistem persinyalan LRT Jabodebek. Nantinya, LRT Jabodebek bisa mengangkut 500 ribu penumpang per hari karena headway-nya (jarak kedatangan antar kereta) yang singkat.
Dengan headway 3 hingga 6 menit, waktu tempuh dari Cibubur sampai ke Dukuh Atas dengan jalur sepanjang 26 km dapat ditempuh selama 39 menit dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam. Sementara, waktu tempuh dari Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas dengan jalur sepanjang 30 km dapat ditempuh selama 45 menit dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam.
"Jika menggunakan kendaraan pribadi, waktu tempuhnya bisa 2 sampai 3 jam. Dengan adanya LRT Jabodebek diharapkan masyarakat beralih ke LRT sehingga dapat mengurangi kemacetan dan lebih ramah lingkungan," demikian dikutip Liputan6.com, Minggu (15/11).
Saat ini sebanyak 11 rangkaian dari total 31 rangkaian LRT telah dikirim oleh PT INKA (Persero) untuk dilakukan pengujian. Proyek pembangunan LRT Jabodebek merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mulai dikerjakan oleh PT Adhi Karya sejak September 2015 dengan nilai proyek sebesar Rp 22,8 Triliun dan terdiri dari dua tahap pengerjaan.
Pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama terdiri dari 3 lintas pelayanan yaitu lintas Cawang – Cibubur, Cawang – Dukuh Atas, dan Cawang – Bekasi Timur, dengan total panjang jalur sepanjang 44,43 Km yang melintasi 17 stasiun.
Sementara tahap kedua terdiri dari 3 lintas pelayanan yaitu lintas Dukuh Atas – Senayan, Cibubur – Bogor, dan Palmerah – Grogol, dengan total panjang jalur sepanjang 39 km yang melintasi 8 stasiun.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ditargetkan Rampung Juni 2022, LRT Jabodebek Bisa Angkut 500.000 Penumpang per Hari
Tinjau Stasiun LRT TMII, Menhub Budi Lakukan Uji Coba Persinyalan
Kemenhub: Progres Pembangunan LRT Jabodetabek Hampir 80 Persen
Protokol Kesehatan Diperketat, Penumpang LRT Sumsel dan KA Mulai Alami Kenaikan
Melihat Kesiapan Stasiun LRT TMII
Pemerintah Banggakan Inovasi Tercipta dalam Pembangunan LRT, Pertama di Asia Tenggara