Mudahkan calon penumpang, Terminal Pulogebang terapkan e-ticketing
Mudahkan calon penumpang, Terminal Pulogebang terapkan e-ticketing. Sampai saat ini, masih sepuluh perusahaan otobus (PO) yang menyatakan minat bergabung dalam pemberlakuan e-ticketing. PO berkewajiban menyediakan informasi berupa fasilitas bus, jurusan keberangkatan dan tarif perjalanan yang harus dibayar penumpang.
Kementerian Perhubungan akan menerapkan sistem pembelian tiket elektronik (e-ticketing) di Terminal Terpadu Pulogebang. Sistem tersebut diharapkan mampu memberi kemudahan bagi penumpang saat akan membeli tiket sesuai dengan jam keberangkatan dan fasilitas bus.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, mengatakan pemerintah akan menggandeng organda dalam pengadaan loket e-ticketing terpadu. Sampai saat ini, masih sepuluh perusahaan otobus (PO) yang menyatakan minat bergabung dalam pemberlakuan e-ticketing.
"Bekerja sama dengan Organda, kita akan mengadakan loket e-ticketing terpadu. Sekarang sudah bergabung 10 PO untuk e-ticketing terpadu," ujar Sugihardjo di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta, Rabu (28/6).
Sugihardjo mengatakan, dalam pemberlakukan e-ticketing, PO berkewajiban menyediakan informasi berupa fasilitas bus, jurusan keberangkatan dan tarif perjalanan yang harus dibayarkan penumpang.
"Jadi kewajiban perusahaan menyediakan informasi, jurusan mana, layanan bus seperti apa, dan harga. Harga, perusahaan itu memang ada dinamika, harga itu bisa setiap hari bisa berganti, bahkan dalam hitungan jam. Kalau ada perubahan harga dan layanan, itu diinformasikan ke server," jelasnya.
Sugihardjo mengimbau seluruh PO di Terminal Pulogebang untuk bergabung dalam sistem tersebut. Sebab, ke depan seluruh terminal di Jakarta akan menggunakan sistem yang sama dalam melakukan penjualan tiket kepada penumpang.
"Saya menganggap sistem e-ticketing adalah suatu kebutuhan, suatu keniscayaan. Kalau ini sudah terinformasi secara meluas dan masyarakat sudah biasa, mereka yang tidak bergabung dalam e-ticketing pasti akan ditinggal. Jadi ini kebutuhan dan akan rugi sendiri mereka yang enggak bergabung," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Prasarana BPTJ Mohamad Risal Wasal mengatakan pihaknya akan melakukan peresmian sistem e-ticketing di Terminal Pulogebang pada September mendatang.
"Target peresmian dalam waktu dekat. Saat ini kami masih pendataan pada PO terkait informasi. Mungkin secara keseluruhan bisa kita laksanakan bulan September," pungkasnya.
Baca juga:
Akses sulit buat Terminal Pulogebang tak dilirik pemudik
Arus balik, masih ada perusahaan nakal operasikan bus tak laik jalan
Angkutan resmi belum beroperasi, travel gelap cuil berkah Lebaran
Menhub yakin angkutan udara bisa jadi harapan baru transportasi RI
Polda Metro rencanakan tes urine pilot dan nakhoda angkutan Lebaran
Atasi lonjakan penumpang, PT KCJ jadikan semua rangkaian 12 gerbong
PT KCJ prediksi lonjakan penumpang 10 persen pada libur lebaran 2017