LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Modal Asing yang Sempat Kabur Kini Kembali Membanjiri RI

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan dalam tiga terakhir ini saja sudah tercatat sebanyak Rp 3,6 triliun modal asing yang masuk. Aliran modal asing terutama masuk ke Surat Berharga Negara [SBN].

2019-05-24 16:01:42
Dolar Naik
Advertisement

Bank Indonesia (BI) kembali mencatat aliran modal asing masuk (inflow) ke dalam negeri. Inflow kembali membanjiri RI setelah sebelumnya tercatat terjadi outflow atau aliran modal keluar.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan dalam tiga terakhir ini saja sudah tercatat sebanyak Rp3,6 triliun modal asing yang masuk. Aliran modal asing terutama masuk ke Surat Berharga Negara (SBN).

"Inflow asing ke SBN kemarin dalam satu hari kemarin net beli asing ke SBN Rp1,75 triliun," kata dia saat ditemui di Masjid BI, Jakarta, Jumat (24/5).

Advertisement

Sementara itu, pada hari sebelumnya net beli asing pada SBN adalah Rp1,5 triliun dan Rp0,3 triliun.

"Di 2 hari sebelumnya Selasa, Rp1,5 triliun dan Rabu, Rp0,3 triliun dan dalam 3 hari hampir kurang lebih Rp3,6 triliun inflow asing ke SBN," ungkapnya.

Dia menegaskan kondisi tersebut menandakan bahwa Indonesia masih menarik di mata investor sehingga mereka kembali menaruh modalnya di pasar domestik RI.

Advertisement

Sebelumnya, ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China memberi dampak buruk pada kondisi pasar keuangan Indonesia. Tercatat banyak dana asing yang keluar (outflow) sehingga dapat mengganggu kestabilan nilai tukar Rupiah.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan dampak ketegangan perang dagang terasa di seluruh negara, termasuk Indonesia.

"Yang pertama dampaknya terjadi kita lihat tadi, modal asing yang keluar terutama portofolio outflow kalau menurut data settlement, antara 13-16 Mei terjadi aliran modal asing yang keluar dari Indonesia nett jual Rp11,3 triliun," kata dia saat ditemui di Masjid Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (17/5).

Outflow tersebut terdiri dari Rp7,6 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp4,1 triliun di pasar saham.

Baca juga:
BI Tegaskan Tak Ada Rush Money Saat Kericuhan 22 Mei
Survei BI : Inflasi Mei 0,47 Persen, Terendah Dalam 3 Tahun Terakhir
BI dan OJK Angkat Bicara Soal Keamanan Menggunakan VPN
Bank Indonesia Catat Peningkatan Aktivitas Transfer Uang di 22 Mei
Meski Ada Aksi 22 Mei, BI Sebut Tetap Ada Dana Asing Masuk Rp1,7 Triliun
BI Prediksi Inflasi Mei 0,51 Persen, Terendah dalam 3 Ramadan Terakhir

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.