Mimpi JK: Orang Indonesia minum melalui pipa air
Pemerintah terus berupaya meningkatkan kemampuannya dalam membangun infrastruktur.
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kebutuhan infrastruktur di Indonesia tidak akan pernah berhenti. Semakin berkembang dan maju suatu negara, kebutuhan infrastruktur semakin tinggi.
Namun, kata dia, pemerintah memiliki keterbatasan pada postur anggaran. Untuk itu, pemerintah menerapkan skala prioritas untuk pembangunan infrastruktur tanah air.
Selain infrastruktur penghubung, pemerintah juga tengah membangun infrastruktur sumber daya alam seperti air minum. JK bermimpi nantinya seluruh masyarakat Indonesia dapat minum lewat pipa air tanpa harus membeli terlebih dahulu.
"Dulu air minum orang masih mau minum dari ember, dari sumur. Sekarang tentu efisien pakai pipa tapi terhalang pula dengan bermacam-macam kemampuan. Lama-lama tentu tujuan kita orang bisa minum langsung dari air pipa. Sekarang belum. Akibatnya orang minum Aqua tentu. Jadi semua kebutuhan infrastruktur pasti tidak akan berhenti," ujar JK dalam sambutannya pada acara Indonesia Infrastructure Week di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (4/11)
JK menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kemampuannya dalam membangun infrastruktur. Ini terbukti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendapatkan alokasi anggaran tertinggi dalam APBN 2016.
"Dari tahun ke tahun anggaran PU naik, dulu anggaran PU kedua. Sekarang nomor satu PU lebih Rp 100 triliun walaupun dari sisi anggaran lainnya masih kita ingin presentasenya lebih tinggi lagi," kata dia.
Baca juga:
Butuh dana Rp 700 T, Menteri Basuki siap cari utang untuk bendungan
RI-Finlandia sepakati kerjasama di bidang energi dan infrastruktur
Mentan Amran yakin sebelum Januari 2016 tender selesai
Wapres JK dukung proyek KA Borneo agar Kalimantan tak terisolasi
Teluk Lamong diklaim sebagai pelabuhan terbaik di Indonesia