Meski pembeli sepi, harga pangan usai Lebaran tetap naik
Meski pembeli sepi, harga pangan usai Lebaran tetap naik. Sepinya pembeli terjadi semenjak H-3 Lebaran. Salah seorang pedagang, Ucok, memprediksi harga tinggi tersebut akan bertahan hingga sepekan usai Lebaran. Untuk harga cabai dan bawang bahkan mengalami kenaikan rata-rata Rp 20.000 per kilogram (Kg).
Dua hari setelah Lebaran, Pasar Kramat Jati tampak lengang. Tak banyak orang yang datang untuk berbelanja kebutuhan rumah tangganya.
Salah satu pedagang sayuran asal Medan, Ucok, mengatakan bahwa kondisi tersebut terjadi semenjak H-3 Lebaran. "Apalagi tiga hari sebelum Lebaran, sepi banget," kata dia sembari melayani pembeli yang hanya datang satu orang saja ke kiosnya, Selasa (27/6).
Meski sepi pembeli, harga-harga pangan tetap mengalami kenaikan. Ucok memprediksi harga tinggi tersebut akan bertahan hingga sepekan usai Lebaran.
"Kenaikan bervariasi sih, kalau sayuran rata-rata naik Rp 2.000 sampai Rp 6.000," ujarnya.
Hal senada dialami oleh pedagang di Pasar Jatinegara, Yanti. Yanti mengaku penjualannya lesu bahkan sejak awal Ramadan. "Tahun ini tak seramai tahun lalu. Beda jauh lah," keluhnya.
Yanti mengungkapkan, banyak pelanggannya yang pulang kampung jauh sebelum Lebaran. Hal tersebut berpengaruh besar terhadap penjualannya.
Yanti juga memaparkan, menjelang dan sesudah Lebaran, harga sayuran dan bumbu memang naik. Untuk harga cabai dan bawang bahkan mengalami kenaikan rata-rata Rp 20.000 per kilogram (Kg).
Baca juga:
Kejar insentif Rp 10 juta, akun driver Grab Car mendadak dibekukan
Arus balik, masih ada perusahaan nakal operasikan bus tak laik jalan
Ingin jenguk di Mako Brimob, Sandi tunggu lampu hijau keluarga Ahok
Sebanyak 4.699.727 kendaraan lintasi Jawa Barat saat mudik
Lebaran, 943.371 orang menyeberang ke Sumatra lewat Pelabuhan Merak
Angkutan resmi belum beroperasi, travel gelap cuil berkah Lebaran
Sandiaga bakal sulap Kwitang jadi destinasi wisata religi