LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Meski Minus, Pertumbuhan Ekonomi RI di 2020 Masih di Atas Rata-Rata Global

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 yang terkontraksi 2,07 persen (yoy) masih di atas rata-rata global.

2021-02-07 15:00:00
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai minus 2,07 persen. Sementara itu pada triwulan IV-2020 pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0,42 persen dan secara year on year kontraksi sebesar 2,19 persen.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 yang terkontraksi 2,07 persen (yoy) masih di atas rata-rata global.

"Meskipun minus tapi kalau tingkat dunia itu minusnya 3,5 persen berarti kita jauh lebih baik daripada rata-rata dunia bahkan ada negara negara yang minusnya jauh di atas 3,5 persen," katanya dalam Webinar Percepatan Ekonomi Sosial di Jakarta, dikutip Antara, Minggu (7/2).

Advertisement

Dia menjelaskan, puncak tertekannya perekonomian Indonesia adalah kuartal II-2020 sebesar minus 5,32 persen yang terjadi karena stimulus pemerintah belum terakselerasi secara optimal. Di sisi lain, ekonomi Indonesia yang mulai membaik pada kuartal III yakni minus 3,49 persen dan kuartal IV minus 2,19 persen terealisasi akibat stimulus pemerintah terus menunjukkan hasil terutama kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai stimulus itu yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia sehingga secara keseluruhan tahun 2020 mampu tumbuh minus 2,07 persen. "Ini stimulus kita sudah berjalan, stimulus yang kita berikan oleh pemerintah itu telah menggerakkan perekonomian sehingga pertumbuhan ekonomi kita 2020 hanya minus 2,07 persen," katanya.

Terlebih lagi, stimulus perlindungan sosial dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang cakupannya semakin luas dan targetting semakin baik telah mampu menjangkau hampir semua 40 persen masyarakat berpenghasilan terendah. Dia menuturkan stimulus perlindungan sosial merupakan intervensi dari pemerintah dalam mendorong konsumsi seluruh lapisan masyarakat.

Advertisement

"Semua desil bisa merasakan bantuan pemerintah bahkan desil satu dan dua justru positif," tandasnya.

Baca juga:
Strategi OJK Dorong RI Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 2021
Terdampak Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Minus 2,44 Persen di 2020
IHSG Ditutup Menguat Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi 2020
BPS: Kita Masih Hadapi Tantangan Covid-19 di Awal Tahun
Konsumsi Rumah Tangga Jadi Kunci Perbaikan Ekonomi di Kuartal I-2021
Strategi Pemerintah Jokowi Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di 2021

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.