LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Teten: Penjualan Secara Online Solusi Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengakui, pola konsumsi masyarakat di tengah kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami tren perubahan, dari yang sebelumnya dilakukan secara offline kini bergeser menjadi online.

2020-04-28 16:40:06
Kementerian Koperasi dan UKM
Advertisement

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengakui, pola konsumsi masyarakat di tengah kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami tren perubahan, dari yang sebelumnya dilakukan secara offline kini bergeser menjadi online.

Menurutnya, hal itu menjadi peluang baru bagi UMKM untuk menjual produknya melalui e-commerce atau online. Apalagi UMKM menjadi salah satu yang terdampak besar akibat virus Corona.

"Penjualan secara online sebuah solusi bagi UMKM yang masih bisa menjalankan usahanya untuk tetap dapat memasarkan produknya sesuai dengan protokol pencegahan virus Corona," kata Teten dalam video conference di Jakarta, Selasa (28/4)

Advertisement

Berdasarkan hasil riset menunjukkan produk makanan jadi, herbal, buah-buahan, hingga sayur-sayuran berpotensi dan memungkinkan untuk laku dijual di tengah kondisi seperti ini. Sebab selain praktis, mudah diolah, produk-produk tersebut juga tahan lama.

"Jadi permintaan terhadap produk yang siap olah praktis sekarang banyak di produk UMKM memproduksi makanan kaleng yang tinggal di panaskan," kata dia.

Dari data yang diperoleh, tren peningkatan transaksi produk selama virus corona ini di berapa platform online terus mengalami peningkatan. Di mana produk outdoor dan indoor seperti game dan perlengkapan olahraga naik 70 persen, produk kesehatan masker, hand sanitizer, termometer juga mengalami peningkatan sebesar 90 persen.

Advertisement

"Lalu produk makanan dan minuman herbal atau instan naik 200 persen dan produk bahan pokok yang naik juga hingga 350 persen ini sumbernya dari Bukalapak," kata dia.

Tak hanya itu jumlah pembuatan akun baru untuk penjualan masker dan vitamin juga meningkat hingga 250 persen. Dengan demikian data ini menunjukkan efektivitas e-commerce atau penjualan di market online dalam masa pandemi saat ini cukup efektif.

"Seperti saya katakan tadi memang dampaknya kepada UMKM luar biasa tapi sebenarnya juga ada opportunity untuk sektor-sektor tertentu karena itu saya mengajak seluruh pelaku koperasi dan UMKM memanfaatkan momentum Covid-19 sebagai bagian untuk belajar lebih aktif memanfaatkan teknologi digital mengatasi permasalahan salah satunya yaitu pemasaran," jelas dia

Teten juga mengajak agar seluruh masyarakat tetap membeli produk koperasi dan UMKM. Hal itu dilakukan agar perekonomian dalam negeri tetap bisa berputar.

"Solidaritas sosial, empati kepada yang terdampak saat ini sangat dibutuhkan. Saya berharap pandemi covid-19 dapat menjadi momentum bagi pelaku koperasi dan UMKM untuk membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional," tandas dia.

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.