LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Teten: 80 Persen UMKM Terhubung Ekosistem Digital Berdaya Tahan Lebih Baik

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyatakan, sebanyak 80 persen UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan lebih baik di tengah pandemi Covid-19. Sebagaimana hasil survei terbaru yang dirilis oleh World Bank.

2021-09-23 13:12:30
UMKM
Advertisement

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyatakan, sebanyak 80 persen UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan lebih baik di tengah pandemi Covid-19. Sebagaimana hasil survei terbaru yang dirilis oleh World Bank.

"Kalau kita lihat riset World Bank terbaru, menyebutkan 80 persen UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan yang lebih baik di masa pandemi," ujarnya dalam mikro forum virtual Forwada 2021, Kamis (23/9)

Menteri Teten menerangkan, ketahanan UMKM sendiri terbentuk lantaran digitalisasi merupakan media yang tepat untuk menunjang percepatan dan perluasan akses pembiayaan.

Advertisement

Dengan demikian, UMKM yang telah terhubung dalam ekosistem digital lebih mudah memperoleh akses pembiayaan untuk menjaga kelangsungan pandemi di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi, digitalisasi merupakan media yang baik untuk percepatan perluasan akses pembiayaan UMKM," tekannya.

Oleh karena itu, Menteri Teten mendorong seluruh pelaku UMKM di Tanah Air untuk segera bertransformasi ke dalam ekosistem digital. Mengingat, adanya manfaat nyata bagi kelangsungan bisnis di tengah situasi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19.

Advertisement

"Transformasi digital menjadi kunci pemulihan dan kebangkitan sektor UMKM selama pandemi dan pasca pandemi," bebernya.

Program PEN Bantu Bangkitkan Geliat UMKM Selama Masa Pandemi

Pandemi yang terjadi sejak 2020 mengajarkan kepada dunia usaha khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) beradaptasi dan bertransformasi secara cepat. Pemerintah merespons pandemi ini dengan memberikan bantuan modal kerja, subsidi kredit UMKM, hingga relaksasi bunga kredit perbankan demi mempertahankan sektor UMKM. Tidak hanya dari sisi suplainya, pemerintah juga mendorong sisi permintaan agar pengusaha UMKM terus menggeliatkan usahanya meski masih dalam pandemi.

Stafsus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Fiki Satari mengatakan, survei yang dirilis Lembaga Demografi FMB UI menunjukkan 99 persen UMKM sudah mendaftar dan menerima bantuan pemerintah. Sebagian besar penerima bantuan menggunakan dana hibah pmerintah untuk membeli bahan baku dan barang modal.

"Lalu mayoritasnya membelanjakan bantuan tersebut untuk membeli bahan baku dan barang modal," kata Fiki pada Dialog Produktif KPCPEN bertema Kreativitas UMKM Bertahan di Masa Pandemi, Jakarta, Kamis (17/6).

Fiki mengatakan, Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro yang sudah tersalurkan hingga saat ini yakni 9,8 juta usaha mikro atau setara dengan Rp11,76 triliun. Jumlah tersebut mencapai 77 persen dari pagu anggaran yang totalnya sejumlah Rp16,36 triliun.

Banpres Produktif tahap kedua akan kembali dibuka pada Juni ini dengan menyasar 3 juta usaha mikro. Selain itu, Kementerian Kopersi dan UKM saat ini tengah mengkaji pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) untuk UMKM unggulan. Tujuannya agar mereka bisa mendapatkan kredit hingga Rp 20 miliar sehingga UMKM Indonesia bersaing di kancah global.

"Kita berharap ini bisa segera ditetapkan pemerintah," kata dia.

Menanggapi itu, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah, Bank BRI, Amam Sukriyanto mengatakan, pihaknya siap memberi dukungan terhadap perluasan kredit KUR hingga Rp20 miliar. Terlebih total portofolio kredit BRI 80 persen lebih diisi UMKM.

"Kita dengan senang hati menunggu aturan pemerintah yang baru apabila nanti bisa sampai mengucurkan KUR hingga Rp20 miliar," kata dia.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.