LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi sebut pencurian ikan mulai mengarah ke kriminalitas

Kebijakan Illegal Unreported and Unreguated (IUU) Fishing telah berjalan sekitar dua tahun dibawah naungan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Penerapan kebijakan tersebut tidak serta merta menyadarkan para pelaku penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

2017-01-17 15:15:28
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Kebijakan Illegal Unreported and Unreguated (IUU) Fishing telah berjalan sekitar dua tahun dibawah naungan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Penerapan kebijakan tersebut tidak serta merta menyadarkan para pelaku penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Menteri Susi mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya memperoleh laporan adanya tindakan para pelaku illegal fishing yang cenderung mengarah kriminalitas. Hal tersebut menyebabkan hilangnya 4 orang prajurit TNI.

"Ada laporan 13 Desember 2016, tim satgas yang terdiri dari prajurit TNI menangkap kapal ilegal fishing asal Filipina. Dalam pengawalan mereka didampingi oleh empat orang prajurit kita. Tapi sampai sekarang, kita belum tahu bagaimana keberadaan ke empat orang tersebut," ujar Menteri Susi di Gedung Mina Bahari, Jakarta, Selasa (17/1).

Advertisement

Susi mengatakan dari informasi yang diperoleh pihaknya, operasi penangkapan kapal Filipina terdapat 24 anak buah kapal (ABK) di kapal tersebut. 21 orang sudah diamankan, sementara 3 orang lagi diamankan melalui kapal berbeda didampingi 4 prajurit TNI. Sampai sekarang, pemerintah belum memperoleh informasi mengenai keberadaan 4 prajurit TNI tersebut.

"Sekarang ini ilegal fishing bukan sekedar pencurian ikan saja, tapi kriminalistas seperti, miras, narkoba, dan sebagainya. Kapal ikan ini dijadikan kejahatan trans nasional dan harus dibasmi," katanya.

Susi menegaskan, kejadian ini menjadi perhatian pemerintah di mana para pelaku banyak menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas. Di antaranya, adanya pihak asing seolah sebagai pekerja Indonesia. Lalu, adanya kapal ilegal fishing ditempelkan kayu-kayu menyerupai kapal nelayan, bahkan ada pihak yang sengaja mengubah Kartu Tanda Penduduknya untuk mengelabui petugas.

Advertisement

"PR kita masih banyak apalagi soal IUU Fishing. Begitu luasnya perairan tentu membutuhkan perhatian ekstra. Kita tidak bisa bekerja sendiri, kita butuh pemerintah daerah untuk melaporkan begitu juga media jika ada informasi tolong disampaikan," pungkasnya.

Baca juga:
Indonesia berada di peringkat 21 dalam penolakan ekspor perikanan
Sepanjang 2016, Menteri Susi selamatkan sumber daya ikan Rp 306 M
Berantas kapal ilegal, anak buah Menteri Susi tambah kapal pengawas
Menteri Susi ke warga: Kejar kapal asing, jika perlu bakar biar jera
Menteri Susi akan tenggelamkan 2 kapal asing ukuran jumbo di Ambon
Petugas amankan 4 kapal bendera Malaysia berisi 40 nelayan Vietnam
Menteri Susi sudah tenggelamkan 122 kapal sejak 17 Agustus 2016

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.