Menteri Susi sebut nelayan bisa panen besar saat el nino
Secara geografis Indonesia jelas berada di area maritim. Sehingga banyak nelayan tidak sabar menunggu fenomena itu.
Fenomena el nino yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) datang ke Indonesia sekitar Juli-Agustus 2015. Panasnya cuaca pada musim itu justru membawa keuntungan bagi sektor perikanan dalam negeri.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan pihaknya tengah bersiap-siap menghadapi panen besar saat el nino. Baginya, fenomena itu justru membuat ikan berkumpul di lautan Indonesia.
"Ini (el nino) justru memicu hadirnya ikan yang luar biasa," kata Susi di diskusi Pangan Kita kerja sama RRI, IJTI, merdeka.com, IKN, dan DPD RI di Jakarta, Senin (22/6).
Walau sempat dikhawatirkan adanya kebakaran hutan saat el nino, namun fenomena itu malah menguntungkan bagi perikanan. Lantaran membawa berkah, Susi mengklaim nelayan tidak sabar menunggu hadirnya el nino hadir di Tanah Air.
"Adanya el nino bakal jadi musim besar bagi nelayan," ujarnya.
Gencarnya Susi menggairahkan dunia perikanan Indonesia karena dia merasa perlu mengembalikan pola pikir rakyat Indonesia yang salah kaprah selama 70 tahun terakhir. Dia menuturkan, rakyat hanya ditanamkan bahwa Indonesia negara agraris.
Padahal secara geografis, tegas Susi, Indonesia jelas berada di area maritim. Ini dibuktikan dengan fakta garis pantai Indonesia yang terpanjang kedua setelah Kanada.
"Hanya saja 70 tahun terakhir kita diberikan doktrin sebagai negeri agraris," terangnya.(mdk/noe)