LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi: Sampah Plastik Bisa Lebih Banyak Dibanding Ikan

Menurut catatan Menteri Susi, ada 500 sampah plastik yang membentuk monster ikan besar ini. Oleh karena itu, demi menjaga dan melestarikan laut Indonesia yang 71 persennya dikelilingi laut, Susi mendorong untuk mengurangi dan kalau bisa tidak lagi menggunakan sampah plastik sedini mungkin.

2019-07-21 10:09:19
Sampah Plastik
Advertisement

Sosok ikan besar seperti monster divisualisasikan sebagai wujud penolakan masyarakat kepada sampah plastik sekali pakai. Sosok ini dipawaikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Sosok monster ini terlihat menganga dan menunjukkan taring serta mata tajamnya. Menurut Menteri Susi, seramnya monster ini sama dengan ancaman sampah plastik yang menghantui bumi khususnya di sektor laut Indonesia di masa depan.

"Kalau tidak mengurangi dampak sampah plastik sekali pakai, akan mengancam khususnya di laut kita pada 2040. Sampah plastik bisa lebih banyak dari pada ikan nanti, kita makannya protein plastik!," kata Susi dalam kampanye yang dihelat di Taman Pandang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/7).

Advertisement

Menurut catatan Menteri Susi, ada 500 sampah plastik yang membentuk monster ikan besar ini. Oleh karena itu, demi menjaga dan melestarikan laut Indonesia yang 71 persennya dikelilingi laut, Susi mendorong untuk mengurangi dan kalau bisa tidak lagi menggunakan sampah plastik sedini mungkin.

"Sampah plastik 70 persennya berakhir di lautan kita. Pulang dari sini janji tidak mau lagi pakai kresek, kita pakai tas dari kain, see the future, beautiful bag, cantik kan!," tegas Susi.

Sebagai informasi, pawai anti sampah plastik sekali pakai ini diinisiasi oleh gerakan Pandu Laut Nusantara yang organisasinya persis dibentuk setahun lalu. Bersama Pandu Laut Nusantara, ada 200 komunitas pecinta laut, seperti penyelam, diver server, WWF ada Walhi ada Greenpeace, dan lainnya.

Advertisement

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Lewat Yel-Yel, Menteri Susi Ajak Masyarakat Setop Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Monster Plastik Ancam Bumi
Prediksi 2030 Sampah Lebih Banyak dari Ikan, Menteri Susi Ajak Setop Pakai Plastik
Gunung Kerinci Dipenuhi Sampah Pembalut
Aksi Unjuk Rasa Tolak Impor Sampah Plastik di Kedubes AS
Mengunjungi Pameran Seni Instalasi dari Sampah

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.