Menteri Susi perketat keamanan laut di perbatasan
Ini didasari karena banyaknya pencurian ikan di perairan perbatasan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bakal memprioritaskan pengamanan di wilayah perbatasan. Ini didasari karena banyaknya pencurian ikan ilegal di perairan perbatasan.
Menurut Susi, wilayah perbatasan saat ini rawan pencurian ikan kapal-kapal asing. Terbukti, puluhan kapal pencuri ikan pernah ditangkap di wilayah perbatasan.
"Kita tiap minggu tangkap banyak kapal. Dari Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara, sampai ke Utara Sorong dan Biak. Yang di Natuna, masih banyak kapal kapal China, Thailand dan Vietnam. Kemudian di laut Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara banyak kapal kapal Filipina," jelas Susi di kantornya, Jakarta, Senin (2/11).
Susi juga membuat dua wilayah merah seperti Papua Nugini dan Timor Leste. Lantaran, kedua wilayah tersebut banyak disinggahi kapal asing saat adanya kebijakan moratorium kapal.
"Saya ingin kalian mengerti bahwa mau mencuri atau tidak status hukum atau pelanggaran kapal asing masuk teritorial itu sudah salah dan harus ditangkap. Undang undang kedaulatan negara memang begitu, apalagi mencuri, pasti ditangkap," pungkas dia.
(mdk/bim)