Menteri Susi minta Sri Mulyani periksa pajak pengusaha perikanan
Susi menyebut masih banyak pelaku usaha perikanan yang belum melaporkan aset dan penghasilannya terutama dari sektor penangkapan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Kementerian Keuangan untuk melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha di bidang perikanan tangkap. Hal ini guna mendukung program pengampunan pajak atau Tax Amnesty yang tengah digenjot pemerintah.
"Tanggal 1 Desember 2016 yang lalu, saya melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan. Salah satu hasilnya adalah kesepakatan untuk bersama-sama memberikan sosialisasi Tax Amnesty kepada pelaku usaha di bidang perikanan tangkap," ujar Susi, di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Kamis (8/12).
Susi menyebut masih banyak pelaku usaha perikanan yang belum melaporkan aset dan penghasilannya terutama dari sektor penangkapan. "Pelaku usaha banyak yang belum melaporkan aset dan penghasilannya. Antara lain dari penangkapan ikan secara jujur dan benar kepada KKP maupun Direktorat Jenderal Pajak,'' tegasnya.
Susi menambahkan sosialisasi ini merupakan momentum yang baik dan tepat untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha perikanan dalam pelaporan pajak. "Kepatuhan pelaporan pajak ini, akan menjadi bagian dari penilaian dalam pemberian ataupun perpanjangan izin penangkapan ikan," ujar Susi.
Susi menegaskan sosialisasi Tax Amnesty akan diselenggarakan di Kementerian Kelautan Perikanan. Peserta untuk tahap pertama berjumlah 300 hingga 500 pelaku usaha di bidang perikanan tangkap.
Baca juga:
Jokowi: Jika setengah WP ikut TA, kita tak perlu utang luar negeri
Momen Presiden Jokowi kecewa kecilnya jumlah peserta Tax Amnesty
Jokowi sebut orang Indonesia simpan Rp 11.000 triliun di luar negeri
Bos Kadin: Donald Trump silakan ke Jokowi belajar Tax Amnesty
5 Fakta kekesalan Menteri Sri Mulyani pada BUMN terkait Tax Amnesty
Menkeu ungkap Jakarta penyumbang peserta Tax Amnesty terbanyak
Apindo ajak UKM ikut Tax Amnesty agar tenang berbisnis