Menteri Susi lesu banyak nelayan alih profesi
Pada periode 2003-2013 jumlah nelayan turun dari 1,6 juta ke 800.000.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kaget mendapati fakta dari data data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan penurunan nelayan dalam jangka waktu satu dasawarsa terakhir.
Menteri Susi menuturkan, penurunannya cukup signifikan. "Rumah tangga nelayan pada periode 2003-2013 turun dari 1,6 juta turun ke 800.000, berarti separuhnya hilang," kata Susi Pudjiastuti saat Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2015 yang mengambil tema "Laut Masa Depan Bangsa" di Jakarta, Kamis (10/9).
Dalam penilaian Susi, turunnya jumlah nelayan lantaran profesi ini sudah tidak menarik lagi di masyarakat. Karena itu tidak heran banyak nelayan beralih profesi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja mengakui, nasib nelayan memang belum sejahtera. Karena itu banyak yang mulai meninggalkan laut.
"Mereka hilang berubah profesi jadi tukang ojek, tukang rokok," ucap Sjarief beberapa waktu lalu.
Syarif menuturkan, kesejahteraan nelayan belum terpenuhi karena potensi kelautan dan perikanan di Indonesia tidak sepenuhnya digunakan untuk kemakmuran rakyat. Karena itu perlu diatur agar laut dan segala isinya menjadi masa depan bangsa dan digunakan untuk menyejahterakan nelayan.