LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi bakal libatkan perbankan majukan industri perikanan

Pemberantasan illegal fishing saja dirasa tidak cukup dalam mengawal sektor kelautan dan perikanan.

2016-03-29 16:32:08
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti akan menggandeng sektor perbankan guna mengoptimalkan kinerja industri perikanan Tanah Air. Menurut Susi, pemberantasan illegal fishing yang telah dan akan terus dilakukan tidak akan maksimal tanpa bantuan pembiayaan dari perbankan.

Dalam perjalanannya, Menteri Susi telah komitmen melakukan pemberantasan illegal fishing. Hasilnya pun terbukti pada pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah di sektor kelautan dan perikanan.

"Produksi perikanan tangkap pada triwulan III-2015 mencapai 1,75 juta ton, sementara perikanan budidaya mencapai 3,83 juta ton," ujar Susi di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (29/3).

Advertisement

Meski begitu, pemberantasan illegal fishing dirasa tidak cukup dalam mengawal sektor kelautan dan perikanan. Dibutuhkan sinergitas antara KKP dengan sektor perbankan, terutama dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Kerja sama pada sektor perbankan dilakukan di berbagai lini, salah satunya adalah kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengelolaan program JARING (Jangkau, Sinergi dan Guideline).

"Realisasi pembiayaan melalui program JARING pada tahun 2015 mencapai Rp 6,69 triliun melebihi target penyaluran sebesar Rp 5,3 triliun," ujar Susi.

Selain itu, saat ini Menteri Susi juga fokus pada promosi investasi di 15 puIau kecil dan kawasan perbatasan. "Pemerintah juga gencar mempromosikan peluang investasi melalui pengembangan sentra bisnis kelautan dan perikanan terintegrasi di 15 pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan. Tentunya ini sangat mendukung kebijakan pemerintah terkait konektivitas dan poros maritim dunia," jelas Susi.

Advertisement

Selain itu, KKP juga melakukan forum bisnis secara periodik dengan para pemangku kepentingan dan negara- negara tetangga, serta melakukan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu aktivitas dalam rangka meningkatkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan memaksimalkan investasi dan pembiayaan industri perikanan melalui sektor perbankan, Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan The Economist, salah satu media internasional menggelar acara dialog bertajuk The Economist Luncheon, executive dialogue yang berjudul 'Financing Sustainable Fisheries in Indonesia'.

"Melalui acara executive dialogue ini diharapkan dapat digunakan sebagai ajang berbagi informasi dan studi kasus tentang bagaimana lebih meningkatkan investasi dan pemahaman sektor perbankan tentang bisnis model dan manajemen risiko sektor kelautan dan perikanan dapat menumbuhkan dan mengembangkan usaha di sektor perikanan dan kelautan."

Acara The economist luncheon kali Ini merupakan rangkaian menuju Regional Oceans Summit pada Juli 2016 mendatang di Jakarta, di mana Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi tuan rumah dan acara tersebut merupakan pertemuan internasional berbagai pemangku kepentingan yang beroperasi di perikanan di Asia Tenggara dan sekitar Pasifik Barat. Pertemuan akan menyajikan kolaborasi baru antara para pemimpin bisnis, politisi, pembuat kebijakan dan akademisi untuk debat dan kemajuan.

Acara tersebut juga akan dihadiri para Duta Besar negara mitra, pejabat tinggi negara dan stakeholder perbankan untuk meyakinkan para investor akan sumber daya kelautan Indonesia. Hasilnya akan dijadikan sebagai rencana kerja pemerintah dalam menjaga keberlanjutan perikanan indonesia dan menjadikan lndonesia sebagai role model dunia dalam memberantas illegal fishing.

Baca juga:
Dituding Wapres JK bikin susah rakyat, ini jawaban Menteri Susi
Susi minta China serahkan kapal Kway Fey yang masuk ilegal ke Natuna
China sempat minta Indonesia tak umbar kasus KM Kway Fey
Demo sopir taksi, rombongan Kapolri dan Menteri Susi tak bisa lewat
5 Fakta China arogan, kirim kapal terobos Natuna bela pencuri ikan
Panasnya hubungan RI-China dari masalah pencurian ikan hingga Natuna
Menteri Susi ancam gugat China ke mahkamah hukum laut internasional

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.