LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Sri Mulyani Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen di Kuartal I

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama atau kuartal I-2020 berada 4,5 persen. Menurutnya angka ini masih cukup lebih baik dibandingkan beberapa negara besar yang mengalami kontraksi lebih buruk akibat virus Corona.

2020-05-04 14:10:31
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama atau kuartal I-2020 berada 4,5 persen. Menurutnya angka ini masih cukup lebih baik dibandingkan beberapa negara besar yang mengalami kontraksi lebih buruk akibat virus Corona.

"Pertumbuhan kuartal I-2020 kita antara 4,5 dan 4,7 persen," kata dia dalam rapat virtual dengan Badan Anggaran DPR RI, di Jakarta, Senin (4/5).

Menteri Sri Mulyani menyebut data sampai dengan minggu kedua pada bulan Maret 2020 sebelum diumumkan adanya virus corona di Indonesia masih menunjukkan denyut ekonomi yang positif. Namun, terjadi kontraksi di dua minggu selanjutnya.

Advertisement

Bendahara Negara ini menambahkan, beberapa faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,5 dan 4,7 persen tersebut bisa dilihat dari beberapa komponen. Di mana, investasi langsung pada kuartal I-2020 pertumbuhannya mencapai 8 persen.

Adapun realisasi investasi kuartal I-2020 sebesar Rp210 triliun atau, 23,7 persen dari target 2020. Jumlah itu ditopang PMDN sebesar Rp112,7 triliun atau tumbuh 29 persen dan PMA sebesar Rp89 triliun.

Advertisement

Ekspor Tumbuh dan Impor Melemah

Sementara, ekspor pada pertumbuhan kuartal I-2020 juga masih mengalami pertumbuhan meskipun impor terjadi kontraksi. Di mana, pertumbuhan ekspor mencapai 2,9 persen dan impor kontraksi minus 3 persen.

"Ekspor didukung sektor pertanian dan manufaktur. Faktor harga membuat ekspor tambang dan migas turun, kontraksi impor diakibatkan penurunan impor bahan baku dan barang modal," jelas dia.

Di samping itu, faktor pendorong lain bisa dilihat dari laju inflasi Maret secara year on year yaitu 2,96 persen. Di mana tekanan berasal dari kenaikan harga emas perhiasan dan komoditas pangan.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik baru akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 pada Selasa, (5/4).

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.