Menteri Rini targetkan seluruh kapal Pelni dan ASDP pakai gas 2016
Saat ini, 58 persen kapal milik kedua BUMN itu masih menggunakan BBM
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan semua kapal milik perusahaan pelayaran pelat merah sudah berbahan bakar gas pada tahun depan. Ini agar BUMN bisa berkontribusi dalam menghemat energi, mengurangi impor, dan memperbaiki lingkungan.
"Saya targetkan per Januari 2016, sudah konversi kapal ASDP dan Pelni dari bahan bakar minyak ke gas bumi cair," ujarnya saat menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama PGN, Pelni dan ASDP, di Jakarta, Kamis (3/9).
Saat ini, menurut Rini, 58 persen kapal Pelni dan ASDP masih menggunakan BBM. Jika konversi bahan bakar berhasil, maka kedua BUMN tersebut bisa menghemat biaya bahan bakar sekitar 40 persen dan biaya operasional dapat diturunkan hingga 24 persen.
"Namun, saat ini yang kami pikirkan adalah bunkernya. Tetapi saya yakin, kalau kami memperbaiki aktivitas dan operasional, maka pasti ada jalannya," jelas dia.
Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso berharap ASDP dan Pelni bisa menjadi jangkar dalam program konversi bahan bakar ini. Di sisi lain, program tersebut juga bisa menekan impor.
"Semurah-murahnya BBM, namun masih impor sehingga membuat rupiah tertekan dan devisa juga melemah. Sinergi ini sekaligus menjadi teladan bagi 6 ribu kapal berbendera RI dan ASDP, Pelni."