LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Rini sebut 3 bank BUMN ini siap biayai proyek LRT

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan bank BUMN siap untuk membiayai proyek LRT. Bank BUMN tersebut ialah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri.

2017-03-10 11:31:00
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan bank BUMN siap untuk membiayai proyek LRT. Bank BUMN tersebut ialah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri.

"Kita sedang bersama-sama dengan SMI membiayai infrastruktur," ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (10/3).

Ketiga bank ini, lanjutnya, akan bersama membiayai proyek tersebut bersama Sarana Multi Infrastruktur (SMI). "Juga infrastruktur fund dari Kemenkeu," tuturnya.

Advertisement

Meski demikian, Menteri Rini tidak menjelaskan detail mengenai berapa pembiayaan yang akan diberikan oleh tiga bank BUMN tersebut. Namun, dia memberikan bocoran bahwa besaran pembiayaan akan setara.

"3 Bank BUMN dan SMI ini jumlahnya sama mungkin nanti. BNI, BRI, Mandiri."

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan skema pembiayaan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek diputuskan akan menggunakan kombinasi skema antara Perbankan dan APBN.

Advertisement

"LRT ini sudah beres (skema pembiayaan), jadi kombinasi antara perbankan dan APBN, dicampur. Komposisinya 67 persen bank, 33 persen APBN," kata Luhut di Kantornya, Senin (6/3).

Baca juga:
Bekraf manfaatkan GATF 2017 promosikan produk industri kreatif
Belum dibuka, pemburu tiket murah di GATF 2017 sudah mengular
Jadi duta kereta, Didi Kempot sebut stasiun mirip hotel bintang lima
Bareskrim rilis barang bukti pembobolan 7 bank senilai Rp 850 miliar
Faisal Basri: Holding BUMN itu sesat, apalagi Pertamina caplok PGN
Pengadaan pesawat PT DI sempat tertunda
AP II resmikan pusat pemantauan di apron Terminal 3 Bandara Soetta

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.