LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Rini Pasang Badan Soal Kasus Jiwasraya

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku akan bertanggung jawab terhadap masalah yang menimpa BUMN, seperti salah satunya masalah Asuransi Jiwasraya yang terlilit masalah pembayaran polis.

2019-01-16 15:52:54
Rini Soemarno
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku akan bertanggung jawab terhadap masalah yang menimpa BUMN, seperti salah satunya masalah Asuransi Jiwasraya yang terlilit masalah pembayaran polis.

Rini mengakui, memang kasus gagal bayar product JS Saving Plan merupakan bentuk investasi perusahaan yang kurang prudent. Maka dari itu, saat ini pihaknya tengah menempuh berbagai cara untuk membayarkan hak para pemilik polis.

"Pemilik polis Jiwasraya itu jadi tanggung jawab kita, kita harus jaga supaya tetap baik. Memang ada investasi yang kurang prudent dan ini sedang kita jagain. Saya yakin kita bisa menyehatkan kembali," kata Rini saat berbincang dengan wartawan, Rabu (16/1).

Advertisement

Rini mengaku sudah menerima rencana bisnis Jiwasraya dalam penyelesaian kasus ini, dan hal itu dianggap cukup bagus dan tetap mengedepankan tanggung jawab perusahaan.

"Jadi kita melihat ada berbagai peluang yang bisa ditempuh untuk bisa kembangkan usaha Jiwasraya supaya resiko perusahaan menurun," tegas dia.

Seperti diketahui, Jiwasraya telah memiliki sejumlah strategi dalam rangka meningkatan kinerja perseroan sepanjang 2019 dan memenuhi kewajiban polis produk JS Saving Plan. Pertama, manajemen akan meningkatkan penjualan produk asuransi Jiwasraya kepada peserta baru, dan menambah manfaat produk asuransi kepada peserta eksisting.

Advertisement

Kedua, mengembangkan varian produk asuransi Jiwasraya yang sifatnya lebih simple dan kekinian seperti asuransi mikro dengan premi yang ringan. Ketiga, melakukan efisiensi dengan mengembangkan platform digital. Keempat, meningkatkan pemanfaatan aset-aset yang tidak produktif.

Sedangkan untuk langkah terakhir, manajemen juga akan membenahi penempatan portofolio investasi sehingga tidak lagi mengalami ketidakcocokan (missmatch) yang menggangu likuiditas.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini Jawaban Tegas Menteri Rini Soal Isu BUMN Bangkrut
Menteri Rini Perintahkan Seluruh Holding BUMN Terbentuk Maret 2019
Jawab Kritik Prabowo, Menteri Rini Sebut Tata Kelola BUMN Selalu Transparan
ASDP Target Angkut 8,6 Juta Penumpang di 2019
Jokowi Minta Prabowo Bicara Pakai Data Soal BUMN Bangkrut

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.