Menteri Rini minta Pegadaian tunda go public, ini alasannya
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta agar PT Pegadaian (Persero) tidak menjadi perusahaan terbuka (go public) terlebih dahulu. Menurutnya, perseroan merupakan aset negara yang dapat diturunkan kepada generasi selanjutnya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta agar PT Pegadaian (Persero) tidak menjadi perusahaan terbuka (go public) terlebih dahulu. Menurutnya, perseroan merupakan aset negara yang dapat diturunkan kepada generasi selanjutnya.
"Ini kan aset negara jangan jadi tbk (perusahaan terbuka) dulu," tuturnya di acara malam keakraban siswa mengenal nusantara (SMN) di NTT, Senin (13/8).
Rini menekankan, agar Pegadaian dapat fokus untuk meningkatkan nilai perseroan. Meski begitu, kemungkinan untuk perseroan dapat menjadi perusahaan terbuka ke depannya tetap terbuka lebar.
"Karena aset negara, jadi jangan jadi tbk dulu, kan buat anak-anak, cucu-cucu kita nanti. Yang penting sekarang bagaimana bisa meningkatkan nilai," ujarnya.
Rini menekankan, akan terus berupaya untuk menjaga BUMN dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. "Jadi tugas saya ini supaya menjaga bagaimana BUMN ini bisa sehat terus, supaya bisa diteruskan ke cucu-cucu," kata dia.
"Kalau mau memperluas (bisnis) lagi, baru go public, tapi tergantung kebutuhan ke depan. Jadi Pegadaian sejauh ini belum perlu tbk," tandasnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bos Inalum: Pembelian saham Freeport butuh kejelasan transaksi
Menteri Rini resmikan BTS gunakan tenaga surya di Pulau Rote
Begini cara kerja sistem digital bekerja di SPBU Pertamina
Holding PTPN III serahkan bantuan Rp 600 juta ke korban gempa Lombok
Undang wisatawan, Pelabuhan Bakauheni bakal punya Theme Park