Menteri Rini Dorong Peningkatan Jumlah SPBU Pertamina di Tol, Ini Sebabnya
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendorong PT Pertamina (Persero) meraih hak kelola tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di jalan tol. Sebab, menurutnya, hal ini akan membuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada para pengguna tol akan lebih lancar.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendorong PT Pertamina (Persero) meraih hak kelola tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di jalan tol. Sebab, menurutnya, hal ini akan membuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada para pengguna tol akan lebih lancar.
"Pertamina harus bisa betul-betul memiliki SPBU-SPBU yang di jalan tol. Karena kita menyadari betul kalau sedang waktu libur, apakah itu akhir tahun atau hari raya, pasti kan salah satu permasalahannya mengenai tersedianya BBM, terutama di jalan tol," kata Menteri Rini di Jakarta, Senin (3/12).
"Jadi betul-betul di semua rest area Pertamina harus tampil sebagai perusahaan yang menjalankan tersedianya BBM setiap saat," tegasnya.
Imbauan ini diberikan lantaran Menteri Rini melihat sepak terjang perusahaan minyak asing seperti Total, Chevron dan Exon, yang kini mulai merambah pasar pengelolaan SPBU di ruas jalan bebas hambatan. Maka dari itu, Pertamina diminta tidak kalah saing.
"Total, Chevron, Exxon, semua sudah mulai masuk. Ini harus kita jaga, bahwa keberadaan Pertamina di masyarakat tetap ada. Soalnya bisa saja SPBU yang diberikan Pertamina untuk dikelola pihak lain nantinya bisa pindah tangan ke Exxon atau Chevron atau Shell," ucapnya.
"Kita harus tetap menjaga. Kita sebagai perusahaan BUMN mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat harus selalu memberikan BBM," dia menambahkan.
Demi mengantisipasi hal itu terjadi, dia lantas coba merangkul Pertamina untuk bersinergi dengan perusahaan BUMN lain seperti Waskita Karya dan Hutama Karya (HK), yakni dengan menandatangani Nota Kesepahaman terkait pembangunan SPBU di rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol.
"Kita bikin SPBU di tiap tol milik Waskita dan HK jadi milik Pertamina. SPBU-nya ya, bukan rest area. Dengan demikian, karena Pertamina 100 persen milik pemerintah, otomatis kalau ada apa-apa bisa diperintahkan untuk langsung bergerak," ujar Menteri Rini.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tiga BUMN Bersinergi Bangun SPBU di Jalur Tol
Pertamina Gandeng Jasa Marga Bangun SPBU di Sepanjang Tol Trans Jawa
Premium 'Menghilang' di Ambon, Antrean Mobil di SPBU Mengular
Ahli: Mesin Kendaraan Keluaran Terbaru Dirancang Untuk BBM Oktan Tinggi
BPH Migas dan Pemrov Riau sepakat pertukaran data konsumsi BBM konsumen
Situasi ekonomi jadi alasan ditundanya kenaikan harga premium
Pom bensin Jambu Dua Bogor terbakar, api diduga dari jeriken