Menteri Rini akui dapat pinjaman USD 1 M dari Inggris
Pinjaman ini bakal dimanfaatkan PT Garuda Indonesia dalam membiayai usaha bisnisnya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku mendapatkan dana segar dari perusahaan pembiayaan asal Inggris bernama UK Export Credit and Finance Insurance. Tawaran ini didapat dari hasil kunjungan Rini ke Inggris beberapa waktu lalu.
Menurut Rini, perusahaan itu tertarik menanamkan investasinya pada sektor pembangunan infrastruktur di Indonesia. Selain itu, besaran pinjaman yang ditawarkan hingga di atas USD 1 miliar yang nantinya bakal dimanfaatkan PT Garuda Indonesia dalam membiayai usaha bisnisnya.
"Belum kita bicara, tapi mereka sangat mendukung, pokoknya di atas USD 1 miliar. Yang dengan UK, kemungkinan Garuda akan memanfaatkan," ujar Rini di Jakarta, Rabu (13/4).
Rini menegaskan skema peminjaman UK Export Credit and Finance Insurance bakal fokus pada kredit-ekspor untuk membiayai kegiatan investasi dari modal kerja yang diberikan. Namun, bukan berarti barang-barang impor asal Inggris bisa masuk seenaknya.
"Mereka (KfW) sudah memberikan kepada PLN, jadi mereka juga menawarkan untuk Pelni dan infrastruktur yang lain," pungkas dia.
Baca juga:
Menteri Rini ingin Antam beli divestasi saham Newmont
Menteri Rini: Saya kalau punya USD 5 juta pasti sedang jalan-jalan
Rini Soemarno disebut kenal dekat dengan koruptor China
Di acara ultah, Menteri Rini tiba-tiba minta maaf pada pegawai BUMN
Rini Soemarno, satu-satunya menteri Jokowi di Panama Papers
Menteri Rini restui Pertamina ikut masuk kelola Blok Masela
Yusril: Jika proyek kereta cepat gagal, Menteri BUMN menjebak Jokowi