Menteri PU janjikan pangkas 28 perizinan bangun rumah murah
"Tidak mungkin produktivitas dan kualitas hidup meningkat tanpa rumah layak," jelas dia.
Kementerian Pekerjaan Rumah dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) berjanji, memangkas beberapa perizinan yang selama ini menghambat pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono saat ini, ada 28 perizinan yang harus dilalui para pelaku usaha dan pengembang untuk merealisasikan pembangunan perumahan. "This is impossible, bisa melalui 28 izin oleh bapak dan ibu sekalian," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (19/11).
Program perumahan rakyat merupakan salah satu program yang masuk dalam program Kabinet Kerja 2015-2019. Fokus utamanya, meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan produktivitas serta daya saing. "Tidak mungkin produktivitas dan kualitas hidup meningkat tanpa rumah layak," jelas dia.
Selain itu, pemangkasan izin, sesuai arahan Presiden Jokowi, yang ingin menyederhanakan perizinan di segala sektor, termasuk perumahan rakyat. "One stop service akan kami lakukan, karena itu niat kami untuk memotong perizinan. Akan saya tabrak (izin) itu, karena yang penting sesuai aturan demi mempercepat pembangunan perumahan Indonesia," ungkapnya.
(mdk/arr)