LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Jonan Perkenalkan Rumah LIstrik Tenaga Surya di Monas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan jalan sehat sekaligus mengenalkan rumah listrik surya atap kepada masyarakat. Dengan adanya rumah listrik ini, masyarakat diminta untuk memilih listrik tenaga surya karena tidak merusak lingkungan, sekaligus bisa dipakai dalam jangka panjang.

2019-07-28 10:30:03
ESDM
Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan jalan sehat sekaligus mengenalkan rumah listrik surya atap kepada masyarakat. Dengan adanya rumah listrik ini, masyarakat diminta untuk memilih listrik tenaga surya karena tidak merusak lingkungan, sekaligus bisa dipakai dalam jangka panjang.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan, mock-up rumah listrik surya itu dipamerkan di Monas dan memiliki tipe 36, daya listrik 5kwp, inverter 5,5 kwp, serta jaringan listrik PLN daya 7.700 watt. Di bagian atap rumah minimalis itu tampak panel-panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.

Rumah itu menampilkan berbagai peralatan terkait penggunaan listrik surya atap, seperti kompor listrik untuk memasak dengan tenaga surya, dan berbagai kelengkapan listrik rumah tangga seperti lampu surya, dan kendaraan listrik yang di-charge. Mobil listrik dinilai lebih hemat 50 persen dibanding mobil BBM

Advertisement

"Energi bersih untuk kelistrikan dan kendaraan saya kira daya dorongnya akan besar karena generasi muda mendukung dan mendorong energi yang lebih bersih," ujar Jonan yang ditemani Plt Dirut PLN Djoko Abumanan di Monas, Jakarta, Minggu (28/7).

Acara bertajuk Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNNS) ini dimotori oleh pemerintah bersama Asosiasi Produsen Modul Surya Indonesia (Apamsi), Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), dan Penggunaan Listrik Surya Atap (GNNSA).

Gerakan ini menargetkan peningkatan persebaran Energi Terbarukan dari 5 persen pada 2015 menjadi 23 persen pada 2025. Dari target 23 persen itu, proyeksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah sebesar 6,5 Gwp.

Advertisement

Visi ini juga bentuk dukungan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan anvaman perubahan iklim, serta bentuk komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement untuk melindungi lingkungan dan upaya mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres JK Sebut Regulasi Kendaraan Listrik Terbit Tahun Ini
Baran Energy Luncurkan Baterai Listrik Pakai Tenaga Matahari
Mendorong Pemanfaatan Limbah Pembakaran Batubara Jadi Produk Olahan Lain
157 Proyek Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan Segera Dilelang
Berikut Formula Harga Listrik Energi Baru Terbarukan Usulan METI dalam Draft RUU
Baran Energy Bakal Luncurkan Teknologi Pakai Listrik Hanya Rp1

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.