LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Jonan: Pakai motor listrik bisa hemat Rp 200.000 per bulan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan penggunaan motor berbahan bakar listrik akan lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan motor berbahan bakar minyak. Perhitungannya, untuk jarak tempuh 60 kilometer (Km) hanya dibutuhkan listrik sekitar 2 kilowatt hour (kWh) atau sekitar Rp 2.500.

2017-10-30 18:50:10
Motor Listrik
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan penggunaan motor berbahan bakar listrik akan lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan motor berbahan bakar minyak. Perhitungannya, untuk jarak tempuh 60 kilometer (Km) hanya dibutuhkan listrik sekitar 2 kilowatt hour (kWh) atau sekitar Rp 2.500.

"Bisa hemat Rp 200.000 sebulan kalau dibandingkan pakai motor berbahan bakar premium. Untuk 60 kilometer butuh 1,5 liter bensin, mungkin sekitar Rp 10.000 per liter. Kalau motor listrik hanya butuh Rp 2.500," ujar Jonan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (30/10).

Jonan mengatakan dirinya telah mencoba beberapa unit kendaraan roda dua yang ditawarkan dengan harga Rp 16,7 juta, hasilnya cukup memuaskan. Selain itu, pembeli juga dilengkapi dengan berbagai perlengkapan berkendara yang menjamin pengendara aman menggunakan kendaraan tersebut.

"Kemarin saya beli motor listrik. Harganya Rp 16,7 juta, dikasih helm, helm harganya Rp 500.000-600.000, dikasih jaket sudah lengkap. Ada STNK, ada BPKB keluarnya dua minggu lagi STNK-nya," jelasnya.

Penggunaan motor listrik merupakan program yang sedang didorong oleh pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi nasional. Di mana energi listrik bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti panas bumi, batu bara dan sumber energi lainnya. Sehingga kebutuhan terhadap impor minyak mentah dapat ditekan.

"Kalau menggunakan kendaraan listrik itu kan kita charge, chargenya kan dari listrik. Listriknya dihasilkan dari energi primer, ada batu bara,ada gas, ada air, ada angin, panas bumi, ada sampah. Nanti, semua energi primer bisa dihasilkan di dalam negeri," kata Jonan.

Advertisement

Baca juga:
Menteri Jonan sebut aturan hukum soal motor listrik sudah di tangan Seskab
4 fakta baru soal motor listrik karya anak bangsa, murah hingga irit bahan bakar
Motor listrik tekan impor BBM Indonesia
Harga akan lebih murah, motor listrik diyakini Menteri Jonan lebih dipilih rakyat
Motor listrik buatan ITS sukses tempuh jarak 1.400 km
Seliged, sepeda listrik bak motor gede siap padati jalan Yogyakarta

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.