Menteri Jonan ingin subsidi listrik lewat KIS, minta PLN mengkaji
Menteri Jonan ingin subsidi listrik lewat KIS, minta PLN mengkaji. Dengan begitu, penyaluran subsidi akan lebih tepat sasaran. Dia merinci, jika rencananya diimplementasikan, maka semua tarif golongan akan mengikuti harga keekonomian. Subsidi akan dipakai pada saat pembayaran tarif pada PLN dengan menggunakan KIS.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berencana penyaluran subsidi listrik nantinya bisa melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dengan begitu, penyaluran subsidi akan lebih tepat sasaran.
Dia merinci, jika rencananya diimplementasikan, maka semua tarif golongan akan mengikuti harga keekonomian. Bantuan pada rakyat miskin atau subsidi akan dipakai pada saat pembayaran tarif pada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menggunakan KIS.
"Saya usul ke depan di masukan ke KIS jadi tarifnya normal, kalau perlu subsidi itu dimasukan ke kartu. Memang ada omongan kalau masuk kartu orangnya tak bayar listrik, saya bilang tak mungkin," ujarnya di Gandul, Depok, Sabtu (24/12).
Mulai Januari 2017 mendatang pemerintah resmi mencabut subsidi listrik sebagian rumah tangga berdaya 900 VA. Mereka dianggap sudah tidak laik menerima subsidi.
Setidaknya, PT PLN (Persero) mencatat ada 18,9 juta pelanggan 900 VA yang tidak laik menerima subsidi. Sementara, 4,3 juta pelanggan masih layak menerima.
"Yang tidak terima subsidi pelan-pelan akan disesuaikan menuju tarif keekonomian karena dianggap golongan yang tidak harus ditopang oleh negara," ujarnya.
Baca juga:
Jonan pastikan tarif listrik rumah tangga tak naik tahun depan
Bank Mandiri: Penyaluran subsidi listrik lewat e-money masih wacana
PLN akan terapkan subsidi listrik 450 VA pakai sistem e-money
Faisal Basri: Pencabutan subsidi listrik bebankan masyarakat miskin
Pencabutan subsidi listrik akan pengaruhi pendapatan masyarakat
YLKI: Efek pencabutan subsidi listrik tahun depan bakal terasa berat
4,1 juta pelanggan 900 VA masih dapat subsidi listrik tahun depan