LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Jonan: Di bandara perintis banyak tanaman makan pagar

Banyak maskapai ogah membuat rute dari dan menuju bandara perintis.

2015-09-16 13:26:43
bandara
Advertisement

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kaget melihat kondisi 181 bandara perintis yang tersebar di seluruh Indonesia. Kondisinya mengenaskan dan tak layak. Ini mempengaruhi penilaian untuk faktor keselamatan penerbangan.

Salah satu yang dikeluhkan Jonan, masih banyak bandara kecil yang pagarnya rusak. Diakuinya, kondisi ini terjadi di bandara yang dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Dia melihat, kerusakan pagar diakibatkan tumbuhan yang merambat. "Kalau dengar istilah pagar makan tanaman, kalau kita tanaman makan pagar," ungkap Jonan di Jakarta, Rabu (16/9).

Advertisement

Buruknya kondisi bandara perintis menghambat pertumbuhan sektor penerbangan. Sebab, banyak maskapai ogah membuat rute dari dan menuju bandara perintis. Pihaknya berjanji perbaiki kualitas bandara perintis tersebut.

"Jadi kualitas penerbangan lebih baik," kata Jonan.

Sejauh ini, 36 bandara besar yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih berjalan baik, termasuk 31 bandara yang dikelola pemerintah daerah (Pemda). Namun Jonan merasa perlu tetap ada perbaikan.

Advertisement

Bekas Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal fokus pada masalah navigasi udara. Sebab, di tiap bandara pergerakan sudah mencapai minimal 10 kali.

"Kita movement-nya lebih dari 10 kali. 5 kali take off dan 5 kali landing," terangnya.

Baca juga:
Jonan siap dipecat jika standar keselamatan penerbangan tidak naik
Pertamina stop pasok avtur, Jonan bakal gandeng swasta
Harga avtur kelewat tinggi, Pertamina dinilai bakal merugi
Pertama dalam sejarah, Airbus bangun pabrik Rp 8,5 triliun di AS
Intip dapur perakitan Airbus pertama di Amerika Serikat

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.