Menteri Jonan Beberkan Keuntungan Pakai Gas Bumi untuk Rumah Tangga
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, memaparkan keunggulan menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar rumah tangga. Dia menyebutkan, gas bumi merupakan bahan bakar yang bisa digunakan secara terus-menerus oleh masyarakat, sebab tidak terbatas tempat penyimpanan seperti LPG.
Pemerintah berkomitmen memberikan akses energi yang lebih mudah, murah dan ramah lingkungan untuk masyarakat. Salah satunya dengan membangun jaringan gas bumi untuk rumah tangga di berbagai wilayah.
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, memaparkan keunggulan menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar rumah tangga. Dia menyebutkan, gas bumi merupakan bahan bakar yang bisa digunakan secara terus-menerus oleh masyarakat, sebab tidak terbatas tempat penyimpanan seperti Liqufied Petroleum Gas (LPG).
"Jadi kalau membeli LPG tabung LPG 3 Kg atau yang 5 Kg, atau yang 12 Kg itu kadang kalau malam habis dan tokonya tutup juga tidak bisa (memasak), kalau (pakai jargas) ini bisa, jadi setiap saat itu ada," kata Menteri Jonan, saat meresmikan Jargas di Kabupaten Bogor, Rabu (27/2).
Keunggulan berikutnya adalah energi yang harganya lebih murah sehingga masyarakat yang menggunakan akan jauh lebih hemat. Dia membandingkan dengan, menggunakan LPG ukuran 3 Kg, bisa lebih hemat sekitar 20 persen per bulannya.
"Penghematannya tergantung besar kecilnya pemakaiannya, mungkin bisa Rp 20.000, Rp 30.000 per bulan, tapi kalau menggunakan LPG yang non subsidi bedanya bisa Rp 100.000 per bulan, jadi ini menurut saya lebih hemat," lanjut Menteri Jonan.
Manfaat berikutnya adalah mengurangi impor penggunaan LPG. Menteri Jonan mengungkapkan, setiap tahun Indonesia membutuhkan LPG sebanyak 6,5 juta ton, 4 juta ton berasal dari impor sedangkan sisanya dari sumur gas dalam negeri. Jika mayoritas masyarakat beralih menggunakan gas bumi maka akan menghemat devisa.
"Impor gas bumi sekitar Rp 50 triliun, sayang uangnya kalau bisa dihemat untuk pembangunan," tandasnya.
Baca juga:
Telan Rp 46 Miliar, PGN Bangun 5.120 Jaringan Gas Rumah Tangga Bogor
Di 2021, Harga Gas Sei Mengkei Turun di Bawah USD 10 per MMBTu
Pasokan Gas Blok Corridor Berhenti, PLN Berencana Padamkan Listrik Tanjung Pinang
SKK Migas Pastikan Gangguan Blok Corridor Tak Ganggu Industri dan Kelistrikan RI
PGN Dapat Pasokan Gas dari Santos Sebesar 20,3 BBTUD Sampai 2023
Kaltim Kaya Migas, Mestinya Mampu Penuhi Kebutuhan Gas Rumah Tangga
PGN Butuh Rp 12,5 Triliun Bangun 5 Juta Jaringan Gas Baru Hingga 2025