LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri ESDM Bakal Setop Pasokan Gas Melalui Pipa ke Singapura

Menteri ‎Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan penggunaan gas bumi di dalam negeri dengan mengalihkan pasokan gas bumi ke dalam negeri.

2019-11-27 19:55:16
Menteri ESDM
Advertisement

Pemerintah akan menghentikan pasokan gas bumi ke Singapura dari Lapangan Suban Blok Corridor yang digarap ConocoPhillips. Langkah ini diambil untuk meningkatkan penggunaan gas bumi di dalam negeri.

Menteri ‎Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan penggunaan gas bumi di dalam negeri dengan mengalihkan pasokan gas bumi ke dalam negeri.

‎"Gas masih banyak di Sumatera, suplai ke Singapura berakhir 2023 akan ditarik ke dalam negeri," kata Arifin saat rapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu (27/11).

Advertisement

Menurut Arifin, gas yang dipasok ke Singapura akan dialirkan ke pipa Duri Dumai‎, kemudian dialirkan ke Sumatera. Selain mengalihkan pasokan gas ke Singapura, pasokan gas juga berasal dari sumur gas lain yang ada di Sumatera, saat ini sedang dilakukan penjajakan untuk pembelian gas.

"Beberapa sumur sudah kami lakukan pendekatan Untuk alokasi sehingga bisa menyambung pipa dari Dumai," tuturnya.

Advertisement

Dialirkan ke Jawa

Pasokan gas dari Sumatera juga akan dialirkan ke Jawa melalui sejumlah ruas pipa, yaitu Gresik-Semarang-Cirebon - Jakarta, dengan bersumber dari Blok Saka Kemang dan Jambi Merang.

"Sumatera, Jawa, tinggal sambung Cirebon Gresik, sumber ConocoPhillips Saka Kemang, sehingga daerah ini tersambung," ujarnya.

Pemerataan pasokan gas juga dilakukan di Kalimantan melalui pembangunan pipa trans Kalimantan. Rencananya, selain pasokan gas berasal dari blok migas yang sudah beroperasi, juga berasa dari Blok East Natuna.

"Sedangkan Trans Kalimantan jargas, kami melihat potensi Natuna Blok D Alfa sangat besar dan bisa ditarik sampai Pontianak turun ke bawah," tandasnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.