LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Erick: BUMN Masuk Peringkat Layak Investasi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengklaim, kinerja keuangan perusahaan BUMN kini semakin baik dan sehat. Hal ini dibuktikan dengan pembukuan laba bersih Rp126 triliun (angka awal unaudited konsolidasi) pada 2021, melesat jauh dibandingkan Rp13 triliun di 2020.

2022-07-08 10:53:55
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengklaim, kinerja keuangan perusahaan BUMN kini semakin baik dan sehat. Hal ini dibuktikan dengan pembukuan laba bersih Rp126 triliun (angka awal unaudited konsolidasi) pada 2021, melesat jauh dibandingkan Rp13 triliun di 2020.

Selain itu, peningkatan laba juga dibarengi penurunan rasio utang berbasis bunga terhadap Modal Tertanam turun menjadi 35 persen. Kemudian, rasio utang berbasis bunga terhadap EBITDA yang turun dari 4,5 kali menjadi 3,5 kali pada 2021.

"Alhamdulillah berkat transformasi dengan mengedepankan tata kelola dan manajemen risiko perusahaan yang baik, efisiensi, dan profesional, kinerja keuangan BUMN semakin baik, semakin sehat. Laba bersih meningkat signifikan, sementara struktur pendanaan, dan kapasitas pembayaran utang BUMN terus menguat, berada pada rasio perusahaan dengan rating investment grade," ucap Menteri Erick, Jumat (8/7).

Advertisement

Menter Erick menjelaskan, Kementerian BUMN melakukan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas utang dan struktur modal BUMN. Yang pertama, restrukturisasi utang BUMN di antaranya Waskita Karya, PTPN III, dan Garuda Indonesia yang semuanya merupakan BUMN yang memiliki kondisi keuangan yang melemah akibat Covid-19.

"Langkah tegas telah dilakukan pada 2021 lalu dengan bernegosiasi dengan para kreditur, dengan perjanjian restrukturisasi yang telah dilakukan untuk Waskita dan PTPN III di tahun 2021. Untuk Garuda Indonesia, meskipun rencana perjanjian belum disetujui dalam tahun 2021, baru saja mendapat persetujuan rencana restrukturisasi dalam PKPU," jelas Menteri Erick.

Advertisement

Penggunaan Dana PMN Rp68,9 Triliun

Menteri Erick menambahkan, Kementerian BUMN juga fokus pada langkah-langkah menurunkan utang pada neraca melalui penguatan posisi ekuitas pada BUMN strategis yang terdampak Covid-19.

Total Penanaman Modal dan Dukungan Pemerintah kepada BUMN tahun 2021 mencapai Rp68,9 triliun, yang lebih dari 80 persen dari total tersebut dialokasikan kepada BUMN
strategis dalam menjalankan penugasan termasuk penugasan Proyek Strategis Nasional.

"Kami juga fokus pada peningkatan EBITDA untuk memperkuat kapasitas bayar utang, dengan meningkatkan penjualan dan meningkatkan efisiensi dan margin operasional. Perbaikan kinerja BUMN tentu memiliki dampak besar bagi masyarakat dan negara. BUMN sehat, kontribusi meningkat," pungkasnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.