LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Basuki awasi dugaan monopoli proyek infrastruktur oleh BUMN

Menteri Basuki awasi dugaan monopoli proyek infrastruktur oleh BUMN. Dia menduga proyek kecil yang digarap oleh BUMN dilakukan oleh anak usaha. Menurut Menteri Basuki, sejumlah BUMN Karya seperti Waskita selalu mengerjakan proyek-proyek di atas Rp 300 miliar.

2017-09-15 15:22:39
BUMN
Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Basuki Hadimuljono, akan meminta para eselon I di jajarannya untuk mengamati dan mengawasi dugaan tren Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memonopoli pekerjaan di proyek infrastruktur nasional. Dia menduga proyek kecil yang digarap oleh BUMN dilakukan oleh anak usaha.

"Ya ini mestinya tidak boleh terjadi. Nanti saya minta para dirjen awasi dan amati hal ini. BUMN itu tak layak garap proyek-proyek kecil. Ini yang mungkin dilakukan oleh anak cucu usaha BUMN tersebut," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari Antara kepada pers di Jakarta, Jumat (15/9).

Menurut Menteri Basuki, sejumlah BUMN Karya seperti Waskita selalu mengerjakan proyek-proyek di atas Rp 300 miliar. "Kalau yang kecil-kecil. Ini yang mungkin masih dikerjakan anak usaha mereka. Ini ke depan mestinya tidak lagi," katanya.

"Kalau saya regulasi, takutnya nanti bertentangan dengan Keputusan Presiden," tambahnya.

Sebelumnya, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai saat ini ada tren Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memonopoli pekerjaan di proyek infrastruktur nasional. "Contoh untuk proyek jalan tol, kalau pekerjaan penyediaan batu dan besinya serta pasirnya dikerjakan oleh anak usaha dan cucu BUMN, apa itu tidak monopoli?" kata Ketua Umum HIPMI Bahlil Dahalia usai menghadiri Kelompok Fokus Diskusi PB NU "Mendorong Peran Swasta Untuk Lebih Partisipatif Dalam Pembangunan Infrastruktur".

Menurut dia, konteks monopoli dalam hal ini adalah bila bagian pekerjaan dengan angka tertentu seharusnya bisa diserahkan kepada pengusaha swasta nasional. "Kita setuju ada penguatan BUMN untuk pekerjaan-pekerjaan besar. Kalau yang kecil kecil juga untuk BUMN, lalu di mana peran swasta nasional," ucapnya.

Sementara data yang disampaikan pengamat ekonomi Universitas Indonesia Athor Subroto menyebutkan, data Bank Dunia ternyata peran swasta pada proyek infrastruktur di Indonesia hanya dua persen. "Dibanding beberapa negara ASEAN sangat jauh, misalnya Filipina yang mencapai hingga 44 persen," kata Athor.

Advertisement

Baca juga:
Atasi kemacetan, BPTJ bangun tempat parkir khusus ojek di stasiun
Sempat tertunda 5 tahun, pembangunan fly over & underpass Bulak Kapal segera dimulai
Pemerintah Jokowi cari instrumen agar masyarakat terlibat bangun infrastruktur
Per hari ini, Rp 162 triliun biaya pembangunan Indonesia berasal dari pasar modal
Menko Luhut target masalah pembiayaan LRT tuntas Oktober 2017
Penjara lama dekat istana, Menteri Rini minta BUMN bangun lapas baru di Bogor
Kawasan terintegrasi mal dan apartemen segera dibangun di Stasiun Bogor

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.