LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Basuki: Aspal campur plastik aman, malah tambah perekat jalan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, campuran aspal dan sampah tidak akan mengurangi kualitas jalan yang dibangun. Sesuai hasil penelitian, campuran tersebut akan memperkuat stabilitas jalan yang dibangun.

2017-09-16 15:00:00
Kementerian PU-Pera
Advertisement

Pemerintah Jokowi-JK gencar melakukan kampanye pemanfaatan sampah, salah satunya dilakukan untuk pembangunan jalan. Pembangunan jalan menggunakan plastik dilakukan dengan pencampuran sampah plastik dan aspal dengan porsi sampah 10 persen dan aspal 90 persen.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, campuran aspal dan sampah tidak akan mengurangi kualitas jalan yang dibangun. Sesuai hasil penelitian, campuran tersebut akan memperkuat stabilitas jalan yang dibangun.

"Bebannya itu sesuai kelas jalan, jadi sama. Ini tidak mengurangi kualitas jalan malah menambah perekat jalan," ujar Basuki saat ditemui usai meninjau pembangunan jalan aspal bercampur plastik di Bekasi, Jawa barat, Sabtu (16/9).

Advertisement

Basuki mengatakan, saat ini 46.000 kilometer jalan di Indonesia membutuhkan pemeliharaan. Pemeliharaan jalan tersebut nantinya akan menggunakan jalan aspal bercampur plastik. "Kita punya kebutuhan jalan 46.000 kilometer pemeliharaan, ini kan dalam rangka pemeliharaan. Satu kilometer butuh 3 ton kresek. Bayangkan berapa banyak sampah yang akan diserap," jelas Basuki.

Basuki menjelaskan, jalan aspal bercampur plastik aman terhadap racun. Karena sampah plastik baru akan menimbulkan racun apabila suhu campuran keduanya melebihi batasan suhu aspal ditetapkan.

"Ini aman terhadap racun, suhunya kan hanya 150. Dia baru terdegradasi kalau suhunya 280 derajat, itu baru keluarkan racun. Ini masih di bawah, itu sesuai dengan penelitian kami," paparnya.

Advertisement

Basuki menambahkan, jalan campuran aspal dan plastik sudah diaplikasikan di jalan Universitas Udayana, Bali, sepanjang 700 meter pada bulan Juli lalu. "Ini sudah di uji di Universitas Udayana dengan lintasan ringan, di bekasi ini lebih berat. Makanya kita harus coba terus diseluruh wilayah," pungkasnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.