LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Arief di Hong Kong: Kami buka pintu untuk wisatawan masuk

Peserta acara di Hong Kong tertegun melihat keindahan Indonesia.

2015-12-17 13:49:51
Pariwisata Indonesia
Advertisement

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menghadiri acara 2nd ASEAN Development Forum guna mempromosikan wisata Tanah Air di Hotel Shangri-La, Hong Kong. Arief memutar video Wonderful Indonesia versi China yang melihatkan pesona pantai, pasir, pulau, langit, bawah laut, terumbu karang dan diving menerobos jutaan ikan di objek maritime Indonesia Timur.

Dalam keterangannya, sekitar 100 peserta acara yang diprakarsai Kantor Berita Xinhua Asia Pacific (Aspac) tertegun dan diam seribu bahasa melihat keindahan Indonesia dari video.

Nature Indonesia menjadi high light, dan di video itu juga ditampilkan kesenian Reog Ponorogo, tarian dan gamelan Bali, candi Borobudur dan Prambanan, seni membatik tradisional, sampai seorang model mengayunkan tee off dengan wood stick berbandul besar di pukulan pertama.

Advertisement

"Silakan datang dan saksikan sendiri Wonderful Indonesia, yang saat ini masih 9 flights dari Hong Kong ke Denpasar, dan Jakarta," ucap Arief Yahya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (17/12).

Dalam acara ini, Arief menegaskan akses menuju Indonesia saat ini tidak sulit karena ada kebijakan bebas visa bagi beberapa negara. "Kami sudah melakukan deregulasi, menyederhanakan regulasi yang kaku untuk masuk ke Indonesia sebagai turis," jelas Arief Yahya.

Arief kembali menjelaskan beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah. Pertama Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk Turis dan MICE –meeting, incentive, conference and expo, selama 30 hari. Masyarakat Hong Kong, Macau, China bisa langsung terbang, sudah bisa berwisata di Indonesia.

Advertisement

"Sudah 90 total negara, yang sebelumnya hanya 15 negara saja, jadi kami semakin lebar membuka pintu wisatawan masuk," kata Arief Yahya.

Kedua, pemerintah Indonesia sudah mencabut aturan CAIT di yacht atau perahu pesiar, sehingga untuk izin memasuki perairan Indonesia tidak harus 3 minggu, cukup 1 jam selesai. Mereka cukup menggunakan prosedur kepabean biasa, dokumen dalam satu layanan Customs (barang), Immigration (orang), Quarantine (hewan dan tanaman), dan Port (pelabuhan). "Di seluruh dunia, prosedur ini yang dipakai," jelas Arief Yahya.

Kebijakan ketiga adalah adanya pencabutan Cabotage untuk Cruise atau kapal pesiar. Kini kapal berbendera asing, tidak harus bendera Indonesia sudah bisa merapat di lima pelabuhan besar di Indonesia. Mereka bisa menaikkan dan menurunkan penumpang.

"Selama ini hanya yang berbendera Indonesia saja yang bisa, sehingga wisata bahari di tanah air ini tidak berkembang," tuturnya.

Arief berharap, kunjungan turis Hong Kong bisa meningkat ke Indonesia. Hong Kong saat ini menjadi kota hub, yang dekat dengan Macau, yang juga didatangi 35 juta wisatawan dan sama, terbesar dari China daratan. "Kalau mau menjaring di kolam yang banyak ikannya? Ya di Hongkong ini salah satunya, selain Singapore dan Dubai," kata dia.

Arief juga akan berusaha untuk menambah direct flight Hong Kong-Jakarta, Hong Kong - Denpasar, dan semua yang memungkinkan lebih banyak penerbangan dari Kota Sejuta Pencakar Langit itu.

"Kita itu baru 37 persen direct flight menuju Indonesia dari berbagai rute. Sisanya, 63 persen masih transit, bisa dari Singapore, KL, Hong Kong, Dubai dan Doha."

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.