Mentan resmikan sentra pelayanan padi terpadu pertama di Indonesia
Mentan resmikan sentra pelayanan padi terpadu pertama di Indonesia. Menteri Amran mengatakan keberadaan SP3T juga dapat meningkatkan kualitas beras karena dalam penggilingannya menggunakan teknologi yang dapat mengurangi pecahan pada beras. Nantinya diharapkan kesejahteraan petani bisa meningkat.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan peresmian Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Jombang, Jawa Timur. Peresmian SP3T ini diharapkan menjadi solusi memperpendek rantai pasok tanaman padi.
"Kami apresiasi pada Pak Kasad dan semua jajarannya. Ini teknologi yang luar biasa, yang bekerja dari hulu ke hilir. Ini bisa menekan biaya produksi sampai 50 persen. Kemudian bisa menghemat biaya olah sawah," ujar Mentan Amran di SP3T, Jombang, Jawa Timur, Jumat (27/1).
Menteri Amran mengatakan keberadaan SP3T juga dapat meningkatkan kualitas beras karena dalam penggilingannya menggunakan teknologi yang dapat mengurangi pecahan pada beras.
"Harganya bisa meningkat. Artinya bisa meningkatkan pendapatan petani tetapi menekan harga di konsumen. Sehingga nanti kita harapkan inflasi turun, kemiskinan juga menurun di pedesaan," ujar Menteri Amran.
"Nah, inilah solusi permanen yang selama ini kita perdebatkan, rantai pasok yang terlalu panjang. Ini solusinya bermanfaat bagi petani dan bagi konsumen," ujar Mentan Amran.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono mengatakan keberadaan SP3T ini terbukti telah banyak membantu para petani. Rencananya, SP3T tersebut akan dikembangkan diseluruh wilayah Indonesia.
"Kita kasian dengan nasib petani di satu sisi mereka ditekan untuk meningkatkan produksi tapi di sisi lain setelah pada level penjualan dijual dengan harga murah," ujar Mulyono.
Mulyono mengatakan berdasarkan latar belakang tersebut, TNI bersama sama dengan Kementan melakukan suatu terobosan baru dengan menghadirkan teknologi yang dapat melayani petani mulai dari pembenihan hingga pengemasan.
"Kesempatan ini dimanfaatkan untuk membuat Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu dari hulu sampai hilir. Setelah kita uji coba ini, banyak hal yang diefisiensikan dari 10 ton ternyata banyak keuntungan. Ini hal yang positif. Harapan kita akan kita kembangkan seluruh di Indonesia," ungkapnya.
Baca juga:
Mentan Amran beri nama cabai varietas baru 'Pakde Karwo'
Cegah harga kembali mahal, mentan siapkan 100 miliar benih cabai
Amran yakin gudang Bulog Jatim terisi 1 juta ton beras dalam 2 bulan
Mentan Amran minta kontrak penyuluh pertanian rampung hari ini
Pasok beras ke Kalimantan, Blora dapat hadiah traktor dari Mentan
Petani ini menangis diberi bantuan traktor oleh Mentan Amran
Mentan Amran marah pengepul beli murah jagung petani