Mentan: Harga pangan stabil, konsumen senyum produsen teriak
Kapal ternak memangkas biaya distribusi sapi sebesar 80 persen.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut ada produsen yang tak senang harga pangan, termasuk daging sapi, stabil. Sebab, mereka sudah lama menikmati keuntungan dari tingginya harga komoditas tersebut.
"Kalau konsumen senyum produsen teriak," katanya saat menghadiri operasi pasar daging sapi di area car free day, Jakarta, Minggu (21/2).
Dia melihat, penurunan harga daging sapi sekecil apapun dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Atas dasar itu, Presiden Joko Widodo kemudian meresmikan kapal angkut sapi.
"Dimana biaya transport turun 80 persen dan di perjalanan hanya 5 hari, yang biasanya 2 bulan dan bisa susut sampai 20 persen kalau 20 bulan," kata Amran.
Terkait itu, menurut Amran, pemerintah akan kembali mendatangkan langsung 500 sapi ke Jakarta. Dengan demikian, harga jual daging sapi di pasaran bisa lebih murah lantaran tak memakai perantara.
"Kalau kami turunkan harga jual daging sapi sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram, konsumen menikmati," katanya.
"Petani juga bisa menikmati. katakanlah naik Rp 5 ribu rupiah di tingkat petani. Kami dengar sampai pedesaan, harganya Rp 21 ribu per sapi hidup. Sekarang naik, terakhir di Kupang Rp 33 ribu."
(mdk/yud)