Mentan Amran: Mimpi kami, 10 negara bergantung pangan Indonesia
Dia menyebut, di antaranya, Kabupaten Lingga di Kepulauan Riau bisa memasok pangan ke Singapura. Kemudian, Entikong ekspor pangan ke Malaysia, Kabupaten Malaka (NTT) ke Timor Leste, Maluku ke Filipina, dan Merauke ke Papua Nugini.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginginkan agar kawasan perbatasan Indonesia bisa memasok pangan ke sejumlah negara jiran.
"Mimpi besar kami, kebutuhan pangan sekitar sembilan atau sepuluh negara bergantung pada Indonesia," katanya saat Rapat Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Jakarta, Senin (10/4).
Dia menyebut, di antaranya, Kabupaten Lingga di Kepulauan Riau bisa memasok pangan ke Singapura. Kemudian, Entikong ekspor pangan ke Malaysia, Kabupaten Malaka (NTT) ke Timor Leste, Maluku ke Filipina, dan Merauke ke Papua Nugini.
Amran bercerita, dahulu, Kabupaten Lingga banyak dialiri bahan pangan selundupan dari Singapura. Dia kemudian meminta pejabat setempat membuka jalur tikus yang biasa dipakai untuk menyelundupkan barang.
"Ditutup saja masih ada selundupan, apalagi dibuka pak?" kata Amran menirukan ucapan pejabat setempat yang kaget mendengar permintaannya.
Amran kemudian mengulang responnya kala itu. "Buka saja selebar-selebarnya, nanti yang masuk barang dari Indonesia ke Singapura."
Selepas itu, dia kemudian mengirim banyak traktor ke Lingga. Saat ini, berdasarkan laporan diterimanya, lahan pertanian di sana sudah mencapai 3 ribu-4 ribu hektar.
"Kalau ekspor kan tinggal lempar saja ke Singapura," katanya. "Tak harus seperti Pakistan yang mesti menggunakan kapal sebelas jam."
Cerita Amran tak berhenti di Lingga. Merauke, katanya, juga sudah mengekspor beras ke Papua Nugini.
"Ada yang bilang jumlahnya baru sedikit," katanya. "Iya memang baru sedikit, tapi dulu sedikitpun tidak ada."
Baca juga:
Jadi bos HKTI, Moeldoko ingin panen padi 50 hari
Mahyudin undur diri, Moeldoko jadi bos HKTI 2017-2020
Warga Afrika terkesan pertanian di Indonesia
Miris, sektor pertanian tak didukung penuh perbankan RI
Ribuan liter oli tumpah ke Sungai Cibinbin, petani gagal panen