LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mentan Amran: Indonesia berpeluang ekspor beras ke Malaysia

Amran menyebut Malaysia melakukan impor beras setiap tahunnya sebanyak 1,2 juta ton per tahun.

2016-12-16 17:26:55
Swasembada Pangan
Advertisement

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyebut Indonesia memiliki peluang untuk mengekspor beras ke Malaysia, terutama dari provinsi yang berbatasan dengan negara tetangga tersebut seperti Kalimantan Tengah.

Ketika melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah, Jumat, Mentan melalui keterangan tertulisnya menyebutkan Malaysia melakukan impor beras setiap tahunnya sebanyak 1,2 juta ton per tahun.

"Ini menjadi ruang dan peluang bagi Indonesia agar dapat mengisi volume impor tersebut," ujarnya.

Advertisement

Pada kesempatan itu, Amran menegaskan Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong Provinsi Kalteng agar dapat berdaulat pangan yakni secara mandiri mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Komoditas pangan yang harus dikembangkan dan ditingkatkan produksinya yakni padi, jagung dan cabai.

"Kami ingin Kalimantan Tengah pangannya mandiri. Jangan ambil dari daerah luar lagi, rantai pasoknya terlalu panjang, akibatnya terjadi inflasi dan akhirnya terjadi kemiskinan yang tidak akan terselesaikan," tuturnya.

Diharapkan, Kalteng tidak hanya mampu mandiri pangan, akan tetapi dapat melakukan ekspor beras ke negara tetangga, Malaysia.

Advertisement

Terkait hal itu, menteri menjelaskan upaya yang dilakukan Kementan melalui Program Upaya Khusus (Upsus), yakni meningkatkan indeks pertanaman melalui rehabilitasi irigasi dan membangun embung sehingga dari yang biasanya tanam 1 kali menjadi 2-3 kali tanam.

Kemudian, meningkatkan efisiensi biaya produksi melalui bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di mana untuk 2016 Kalteng mendapatkan sebanyak 1.210 unit, sehingga lahan cepat ditanami kembali serta meningkatkan produktivitas dari 5 ton menjadi 7 hingga 10 ton melalui bantuan benih unggul.

Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sektor pertanian di Kalteng mencapai Rp 380 miliar untuk 2016 atau naik dari 2015 hanya Rp 200 miliar.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan produksi padi pada 2016 mengalami surplus sebanyak 196.500 ton. "Kami sangat mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Sebab dengan kemajuan pertanian, negara kita bisa menguasai dunia," ujarnya.

Baca juga:
Strategi cetak sawah, lahan baru buat petani tanam padi
Jokowi siapkan Rp 16,6 T di 2017 untuk sarana & prasarana pertanian
Konsumsi 5 bahan pokok ini bisa tekan impor beras
Tekan impor beras, Kemenkop UKM kembangkan koperasi ketahanan pangan
Jokowi beri penghargaan ketahanan pangan ke 73 figur berprestasi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.