LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mentan Amran: Capaian Pertanian di Era Jokowi Lompati 12 Negara

Menurut Amran, lompatan PDB Pertanian merupakan suatu capaian luar biasa dan sudah divalidasi dan ditandatangani oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

2019-01-24 21:18:57
Kementan
Advertisement

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyebut bahwa Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Sebab, inflasi pangan Indonesia yang turun selama Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Pencapaian luar biasa empat tahun ini soal pangan negara kita, melompati 12 negara besar seperti negara Jerman, China, dan negara besar lainya," kata Amran seperti ditulis Antara Bogor, Kamis (24/1).

Belum lagi Produk Domestik Bruto (PDB) Pertanian terus mengalami kenaikan sejak 2013 sebesar Rp 900 triliun hingga 2018 menjadi Rp 1.460 triliun.

Advertisement

Menurut Amran, lompatan PDB Pertanian merupakan suatu capaian luar biasa dan sudah divalidasi dan ditandatangani oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Pecapaian ini tentu di bawah Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla selama empat tahun atas kerja sama yang terlibat dalam mendukung kerja Kementerian Pertanian membangun Indonesia cukup menggembirakan.

"Kenaikan PDB Pertanian ini, Indonesia menduduki peringkat kelima di dunia dari 222 negara. Ini hasil kerja kita semua dan tidak mudah capaian yang kita dapat, kalau diakumulasi capai Rp130 triliun separuh dari APBN kita," jelas Amran.

Advertisement

Dia mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam juga soal mafia yang merugikan para petani di negeri ini, mereka yang bermain di sektor pertanian.

Amran menyebutkan ada 782 kasus ditangani yang sudah diproses hukum di pengadilan. Kasus paling miris adalah mafia yang memainkan pupuk yaitu memberikan pupuk palsu untuk para petani sehingga petani merugi.

"Dari data masuk ke kami yang dipenjara ada 409 orang, itu tidak mudah dan bukan pekerjaan kecil," kata dia.

Kementerian Pertanian pun telah mengantisipasi gagal panen yang disebabkan bencana alam seperti banjir dan kekeringan dengan memberikan program asuransi kepada para petani.

Jadi, kata dia, para petani yang sudah mengasuransikan lahan pertanian terkena bencana alam banjir dan kekeringan bisa digantikan kerugiannya karena Kementerian Pertanian menyediakan 1 juta hektare lahan per tahun.

"Sudah terserap 80-90 persen, mungkin sekarang sudah mencapai 100 persen. Kalau untuk pancaroba kita sudah antisipasi," kata Amran.

Baca juga:
Kementan Kenalkan Calon Varietas Unggul Padi Tipe Khusus dan Provitas Tinggi
Menko Darmin: Masa Panen Belum Tentu Mampu Turunkan Harga Jagung
Geram Buah Naga Rp 1.000 Per Kilo, Petani di Banyuwangi Buang Hasil Panen ke Sungai
Perjuangkan Nasib Petani Toili, Eva Bande Raih Yap Thiam Hien Award 2018
DPR Sepakati Pagu Anggaran Kementan Sesuai Luas Lahan 2016
Impor Pangan Akibat Konversi Lahan Pertanian

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.