Menperin Agus Lobi Toyota Buka Keran Ekspor Kendaraan dari RI ke Australia
Pemerintah berencana memperluas pasar ke Australia lewat kerja sama dagang IA-CEPA (Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia), termasuk dalam hal ekspor kendaraan secara utuh (Completely Built Up/CBU) ke Negeri Kanguru.
Pemerintah berencana memperluas pasar ke Australia lewat kerja sama dagang IA-CEPA (Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia), termasuk dalam hal ekspor kendaraan secara utuh (Completely Built Up/CBU) ke Negeri Kanguru. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mencoba melobi Toyota yang punya pabrikan di Indonesia agar mau membuka peluang ekspor kendaraan ke Australia.
"Kita mau membuka pasar ekspor Toyota ke Australia, dan mereka mempertimbangkan," kata Agus dalam sesi teleconference, Kamis (11/3).
Menerima tawaran tersebut, Toyota saat ini tengah menyesuaikan produk otomotif yang cocok untuk dikembangkan ke Indonesia dan diekspor ke Australia. Nantinya, Pemerintah RI akan menyusun regulasi dalam perizinan ekspor kendaraan secara utuh (CBU) ke Negeri Kangguru.
"Jadi policy-policy itu jauh lebih besar, dan mendorong investasi yang dibutuhkan oleh Australia itu sangat penting," imbuhnya.
Selain Toyota, Agus dalam kunjungannya ke Jepang juga telah dan akan bertemu dengan produsen otomotif besar di sana seperti Mitsubishi Motors, Honda, Suzuki, dan Mazda. Di samping itu, Pemerintah RI juga akan berdiskusi dengan beberapa counterpart seperti Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) dan special advisor kantor Perdana Menteri Jepang. Delegasi juga akan bertemu Kaidanren dan Japinda (Japan Indonesia Association).
"Kami akan all-out untuk menarik investasi. Kunjungan kali ini khusus untuk mengawal komitmen investasi baru sektor otomotif dan petrokimia. Dengan METI, kami akan menjajaki proses evaluasi dan tindak lanjut IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) dan New MIDEC (Manufacturing Industry Development Center)," tuturnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemerintah Bujuk Mazda Bangun Pabrik Otomotif Pertama di Indonesia
Bertemu Menperin di Jepang, Mitsubishi Janji Tambah Investasi Rp11,2 Triliun
Menperin Agus Akui Investor Masih Wait And See dengan UU Cipta Kerja
Besok, Menperin Agus Bertemu Pemerintah Jepang Bahas Perjanjian CEPA
Toyota akan Tambah Investasi di Indonesia Rp 22 Triliun Hingga 2025
Menperin Agus Sebut Jepang Relokasi Pabrik Sepatu dari China Ke RI