MenPAN-RB Tjahjo Ajak PNS Bersyukur Lewat Wakaf
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, mendukung upaya Kementerian Agama bersama Badan Wakaf Indonesia, agar dapat terus memberi pemahaman dan literasi wakaf kepada ASN serta masyarakat.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, mendukung upaya Kementerian Agama bersama Badan Wakaf Indonesia, agar dapat terus memberi pemahaman dan literasi wakaf kepada ASN serta masyarakat.
Menimbang potensi wakaf di Indonesia yang cukup besar, Menteri Tjahjo berharap upaya ini dapat meningkatkan jumlah partisipasi umat beragama, utamanya ASN dalam berwakaf. Selain itu juga peningkatan pengelolaan aset wakaf, dan peningkatan wakaf produktif.
"Rekan-rekan ASN, di mana pun berada, dapat berpartisipasi dalam program wakaf yang diinisiasi oleh Kementerian Agama," ajaknya dalam peluncuran gerakan wakaf bagi ASN Kemenag di Jakarta, Kemarin, Senin (28/12).
Menurutnya, nilai dasar ASN juga meliputi ungkapan rasa syukur dari yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada ASN melalui negara. "ASN dapat mengekspresikan rasa syukur tersebut dalam ibadah-ibadah yang tidak hanya bersifat individual namun juga bersifat sosial," sambung dia.
Sumbangkan Penghasilan Sebagai Menteri
Menteri Tjahjo bercerita, dia memiliki sejumlah anak asuh dan beberapa pondok pesantren yatim piatu di berbagai daerah yang dia bantu melalui penghasilannya selama ini sebagai pejabat publik. Menurutnya, jika sebagian penghasilan atau bahkan seluruhnya diwakafkan, tidak akan mengurangi rezeki.
"Sehingga hari ini saat saya diberikan tugas sebagai pembantu presiden oleh Pak Jokowi, saya sudah melepaskan diri. Sudah tidak punya kepentingan apa-apa. Selesai tugas saya," kata dia.
Terlebih, jika dana wakaf tersebut bisa bergulir, Menteri Tjahjo meyakini uang tersebut bisa memberikan nilai tambah dan manfaat baik untuk masyarakat.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)