LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Sofyan: Harga Pertamax bisa berubah dua minggu sekali

Sofyan memberi sinyal kemungkinan harga BBM jenis premium dan solar bakal kembali turun bulan depan atau Februari 2015.

2015-01-08 14:33:17
Harga BBM turun
Advertisement

Dengan kebijakan baru dalam pengelolaan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), pemerintah punya kesibukan baru yakni mengevaluasi sekaligus menyesuaikan harga BBM di dalam negeri tiap bulan, sesuai dengan tren harga minyak dunia.

Saat ini, tercatat harga minyak WTI (West Texas Intermediate atau minyak bumi yang diproduksi di Texas, AS) pasar Nymex terkoreksi 0,01% pada level US$ 48,13 per barrel.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil menuturkan, turunnya harga minyak dunia otomatis berpengaruh juga ke harga BBM nonsubsidi atau Pertamax. Jika harga premium dievaluasi sebulan sekali, harga pertamax justru bisa mengalami perubahan sebulan dua kali.

Advertisement

"(Pertamax) akan disesuaikan dalam dua minggu sekali," ujar Sofyan di kantor wapres, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Sofyan memberi sinyal kemungkinan harga BBM jenis premium dan solar bakal kembali turun bulan depan atau Februari 2015.

"Insya Allah (turun) karena kan harga minyak dunia terus turun, ya kita akan menyesuaikan. Itu akan disesuaikan. Saya yakin, Februari akan turun lagi. Kalau tidak ada perubahan signifikan dalam harga minyak dunia, dari trend sekarang, dan rupiah," tutur Sofyan.

Advertisement

Dia kembali menjelaskan, harga BBM di dalam negeri tergantung harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pemerintah juga akan melakukan penghitungan ulang harga BBM subsidi dengan ditambah biaya distribusi serta margin (alpha) dan kentungan pertamina.

Namun, Sofyan masih enggan menyebut kisaran harga BBM setelah kembali dilakukan penurunan. "Kita masih hitung-hitung lagi. Nanti kalau minyak dunia naik lagi, dollar naik lagi, itu (harga BBM) naik lagi, nanti kita kebiasaan seperti Pertamax," tutur Sofyan.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.