Menko Rizal ajak Swiss bangun sekolah pariwisata berkelas dunia
Hal ini untuk mendukung target peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 20 juta orang.
Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan pihaknya meminta kepada Pemerintah Swiss untuk membangun sekolah pariwisata berstandar international di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini dilakukan guna membantu pencapaian target pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 20 juta orang.
"Kita ingin tingkatkan jumlah turis dua kali di dalam 5 tahun, tapi tentu kita perlu tenaga di perhotelan dan turisme. Nah kami ingin minta tolong kepada pemerintah Swiss untuk bangun national hotel instiute di Lombok. Pemerintah Swiss sangat tertarik," ujar Menko Rizal di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/3).
Dia melanjutkan, keinginan ini disambut baik oleh Gubernur lombok. Gubernur telah menyediakan sejumlah lahan dan fasilitas untuk merealisasikan keinginan tersebut.
"Gubernur Lombuk sudah 2 tahun pinjamkan kita gedung untuk mulai rekrut mahasiswa dan tahun depan akan memberikan tanah seluas 20.000 hektare di dekat Mandalika," kata dia.
"Tanah tersebut akan digunakan sebagai kampus turisme yang lebih baik. Jadi kita perlu bantuan tenaga ahli, pengajar dari Swiss untuk mengajarkan kita di bidang hotel dan tourisme," pungkasnya.
Baca juga:
Siapkan 60 event, Bupati Anas ingin wisatawan betah di Banyuwangi
53 Event akan ramaikan ajang festival di Banyuwangi tahun ini
Menpar Arief Yahya launching International Tour de Banyuwangi
INDEF: Informasi soal Teluk Benoa lebih banyak negatif, tak seimbang
Wisata Syariah Indonesia Duduki Peringkat 4 Dunia
Pemkab targetkan satu juta wisatawan berkunjung ke Purbalingga
Pemerintah bakal bangun jalan pintas, Medan-Danau Toba 1,5 jam